Igir - Igir ( SUATU STUDI ETNOGRAFI DI DUSUN MELUKE, DESA SIDOMULYO, KECAMATAN DEKET, KABUPATEN LAMONGAN)

DONY AGUS SISWANTO, 070317036 (2008) Igir - Igir ( SUATU STUDI ETNOGRAFI DI DUSUN MELUKE, DESA SIDOMULYO, KECAMATAN DEKET, KABUPATEN LAMONGAN). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-siswantodo-9299-fisant-t.pdf

Download (351kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengenai fenomena sebuah daerah yang mempunyai perubahan lingkungan antara musim kemarau dan musim penghujan. Pada musim kemarau, sungai dan tambak menjadi kering. Berbeda pada musim penghujan, debit air jumlahnya berlebihan mengakibatkan tambak-tambak menjadi tenggelam. Banjir yang tiap tahun melanda petani tambak di dusun Meluke, desa Sidomulyo, kecamatan Deket, kabupaten Lamongan membuat petani tambak membudidayakan ikan bandeng, udang windu, dan udang vannamae memiliki cara tersendiri dalam mengatasi banjir tersebut. Igir-igir adalah strategi yang dilakukan oleh petani tambak dalam menjaga ikan agar tidak keluar dari tambak selama masa banjir. Igir-igir menjadi pengetahuan lokal dari petani tambak Dusun Meluke. Fenomena ini tidak terlepas dari pengaruh lingkungan mulai dari daerah Bengawan Jero. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah meluapnya sungai Bengawan Solo, sungai Deket, sungai Blawi, dan sungai Keputran. Faktor kedua adalah keberadaan Dusun Meluke yang terletak 0,6-1,5 meter di bawah permukaan air taut membuat daerah ini menjadi genuknya air Lamongan. Faktor yang ketiga adalah ketidakmampuan dam sungai Bengawan Solo dan bendungan untuk mengeluarkan air genangan untuk dikeluarkan ke laut. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi adaptasi yang dilakukan oleh petani tambak Dusun Meluke dalam menghadapi musim penghujan? Metode yang digunakan untuk menganalisis fenomena penanganan tambak banjir rutin ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan strategi etnografi. Dalam metode pengumpulan informasinya peneliti menggunakan metode observasi partisipan yang moderat, wawancara mendalam. Progresif kontekstual mendapatkan hasil penelitian yang semakin berkembang. Data dari lapangan dirasa cukup, peneliti memilah data yang penting untuk dijadikan analisa penelitian lalu mengelompokkannya ke dalam golongan yang relevan dengan tujuan penelitian dan menganalisanya dengan menggunakan metode analisis evolusional. Metode evolusional ini bertujuan untuk merumuskan proses perkembangan yang relatif lambat dari sebuah sistem atau gejala, dalam waktu yang relatif lama,menuju sebuah sistem yang relatif lebih kompleks- dari gejala atau sistem yang diteliti. Peneliti menganalisa bahwa perubahan alat yang digunakan dalam menjaga ikan mengalami kemajuan, tetapi perilaku dari petani tambak dalam menjaga ikan tetap digunakan selama 30 tahun. Kurangnya pengetahuan akan kesehatan dan kelestarian lingkungan, petani tambak menggunakan obat kimia dalam mengobati budidayanya sehingga dapat meninggalkan residu yang berbahaya bagi kesehatan. Petani tambak hanya mementingkan kebutuhan sehingga terjadi lemahnya kontrol sosial lingkungan. Petani tambak hanya berorientasi bisnis dan ekonomi, tetapi melupakan akan kelestarian alam dan daya lingkungan yang semakin menurun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis Ant 25/08 Sis i
Uncontrolled Keywords: ETNOLOGY � INDONESIA; FARMES � ECONOMIC CONDITION
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
DONY AGUS SISWANTO, 070317036UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYusuf Ernawan, Drs., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 20 Apr 2009 12:00
Last Modified: 12 Sep 2017 19:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18021
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item