KEMITRAAN AKTOR-AKTOR GOVERNANCE DALAM UPAYA PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA

APRILLIA EKASARI, 070317083 (2008) KEMITRAAN AKTOR-AKTOR GOVERNANCE DALAM UPAYA PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-ekasariapr-9955-fisan3-k.pdf

Download (455kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-ekasariapr-9499-fisan3-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian tentang kemitraan aktor-aktor governance dalam upaya penanganan anak jalanan. Latar belakang skripsi ini adalah perubahan orientasi manajemen publik dari aspek government, yang selama ini tidak memandang intensitas partisipasi publik dalam merencanakan dan mengelola kebijakan, ke governance. Di segala bidang, aspek governance mulai diterapkan, terutama bidang yang berupa interrelasi antar fenomena sosial, ekonomi, dan budaya. Masalah anak jalanan adalah salah satu bidang yang merupakan suatu interrelasi antar fenomena sosial, ekonomi, dan budaya. Ini berarti dalam penanganan masalah anak jalanan yang baik diperlukan kerja sama dan koordinasi antara pihak-pihak yang berkompeten, yakni aktor-aktor governance. Kerja sama dan koordinasi ini berada dalam hubungan yang disebut kemitraan (partnership). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk menghasilkan data-data tentang upaya kemitraan dalam penanganan anak jalanan, yang diperoleh melalui para informan. Pemilihan informan ini dilakukan dengan purposive sampling yang meliputi empat informan, terdiri dari dua pimpinan instansi local government di Dinas Sosial dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, dua pekerja sosial yang tergabung dalam organisasi civil society. Untuk sektor swasta, peneliti menerapkan snowball sampling, dan mengumpulkan informasi dari seorang pengusaha yang unit usahanya dipakai untuk magang anak jalanan. Untuk mengumpulkan data dari para informan tersebut, peneliti menggunakan teknik indepth interview, observasi, dan studi dokumentasi. Ketiga cara tersebut dipakai untuk saling melengkapi sehingga peneliti mampu menangkap realitas sosial dari berbagai jawaban informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga aktor governance, yakni local governance yang dalam penelitian ini berarti Dinas Sosial dan Dinas Polisi Pamong Praja, civil society yang dalam penelitian ini adalah ALIT dan PUPUK, serta sektor swasta yakni VQ Hand Made, masing-masing memiliki program untuk penanganan anak jalanan. Ketiganya juga bermitra dalam penanganan anak jalanan. Namun, kemitraan tersebut tidak berjalan efektif sebab ketiga aktor tersebut tidak pernah menjalankan program penanganan yang berkelanjutan secara bersama-sama. Secara konkret, upaya kemitraan perlu didasarkan pada kesamaan tujuan, supaya memperoleh hasil maksimal dalam menangani anak jalanan. Upaya information sharing seharusnya bisa lebih dari sekedar bertukar informasi seputar program.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Fis AN 34/08 Eka k
Uncontrolled Keywords: CORPORATE GOVERNANCE; STREET CHILDREN
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
APRILLIA EKASARI, 070317083UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSulikah Asmorowati, S.Sos., M.Dev. St.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 07 May 2009 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 05:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18028
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item