VARIASI BIOLOGIS POPULASI MANUSIA DI PULAU JAWA: ANALISIS KRANIOMETRIS

Fitriya Niken Ariningsih, 079916116 (2007) VARIASI BIOLOGIS POPULASI MANUSIA DI PULAU JAWA: ANALISIS KRANIOMETRIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2007-ariningsih-5541-fisantt-k.pdf

Download (340kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-ariningsih-5541-fisantt-..pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan variasi biologis pada neurokranium populasi manusia di Pulau Jawa, dari masa prasejarah hingga modern. Penelitian ini menganalisis data metris temuan neurokranium Homo sapiens yang ada di Pulau Jawa dari lima tingkat antikuitas berbeda, yaitu masa Mesolitikum, Neolitikum, Logam, Klasik dan Modern. Temuan-temuan berasal dari tempat-tempat yang berbeda di Pulau Jawa. Data metris diukur dengan menggunakan metode Martin. Jumlah kranium yang menjadi sampel penelitian sebanyak 39 buah: Data metris diambil dari pengukuran yang dilakukan sendiri oleh penulis dan dari sumber literatur hasil penelitian para peneliti lain. Variabel yang diuji untuk mengetahui variasi biologis terdiri dari sepuluh variabel, yaitu: ukuran panjang maksimal kranium, lebar maksimal kranium, lebar minimal dahi, lebar kepala belakang, diameter frontal median-sagittal, diameter parietal median¬sagittal, indeks kranial, indeks frontoparietal transversal, indeks occipitoparietal transversal dan indeks frontal sagittal. Dengan menggunakan perspektif teori evolusi, penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana variasi morfologi pada neurokranium dan sampai sejauh mana teori-teori evolusi bisa digunakan untuk menjelaskan kompleksitas variasi biologis populasi manusia yang ada di Pulau Jawa. Hasil penelitian menunjukkan ada dua variabel yang menunjukkan peningkatan dari masa ke masa, dan ada pula yang mengalami penurunan dari masa ke masa. Yang mengalami peningkatan adalah ukuran lebar maksimal kranial, dan variabel yang mengalami penurunan adalah indeks occipioparietal transversal. Keduanya menunjukkan terjadinya brachycephalisasi pada manusia penghuni Pulau Jawa dari masa ke masa. Variasi morfologi neurokranium pada populasi manusia di Pulau Jawa terbentuk karena adanya pertukaran gen melalui proses migrasi bergelombang yang terjadi secara terus menerus. Adanya aliran gen baru dari proses migrasi memperkaya variasi gen dalam gene pool Pulau Jawa. Gen baru dari pendatang yang bercampur dengan gen lokal kemudian beradaptasi bersama-sama untuk menghadapi tekanan seleksi lingkungan. Proses ini berulang sehingga rnenambah kompleksitas variasi biologis yang terbentuk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis Ant 31/07 Ari v
Uncontrolled Keywords: CRANIOMETRY; SOCIOLOGY; EVALUATION
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT401-485 Rural groups. Rural sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
Fitriya Niken Ariningsih, 079916116UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToetik Koesbardiati, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 03 Dec 2007 12:00
Last Modified: 19 Jun 2017 19:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18124
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item