SISTEM EKONOMI NEOLIBERALISME DAN SUMBER DAYA AIR DI INDONESIA

Yustine Hendyana Molle, 070316909 (2008) SISTEM EKONOMI NEOLIBERALISME DAN SUMBER DAYA AIR DI INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-molleyusti-12149-fishi2-t.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Full text)
gdlhub-gdl-s1-2010-molleyusti-11376-fishi2-s.pdf

Download (972kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas keterkaitan antara sistem ekonomi neoliberalisme dengan sumber daya air di Indonesia. Rumusan masalah, apakah dampak sistem ekonomi neoliberalisme yang terkait dengan sektor air di Indonesia. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran pendekatan globalisasi ekonomi serta pendekatan sistem ekonomi neoliberalisme, serta konsep sumber daya air. Hipotesis penelitian ini adalah, dampak dari sistem ekonomi neoliberalisme yang terkait dengan sektor air di Indonesia di antaranya adalah penguasaan sumber daya air oleh pihak swasta. Penguasaan tersebut berorientasi pada eksploitasi dengan mengabaikan kepentingan pelestarian sumber daya air. Hal tersebut dilakukan demi mencapai target pertumbuhan ekonomi dengan mengutamakan kepentingan pemilik modal namun melanggar hak-hak asasi masyarakat Indonesia. Dengan adanya penerapan sistem ekonomi neoliberalisme di Indonesia maka Indonesia mengalami krisis multidimensional seperti kemiskinan yang berkepanjangan. Sistem ekonomi neoliberal mulai terasa pengaruhnya di Indonesia pada tahun 1980-an, ketika pemerintah mulai menerapkan kebijakan liberalisasi keuangan dan ekonomi, yang berujud dalam berbagai paket deregulasi semenjak tahun 1983 hingga sekarang dan berdampak pada penguasaan dan kekuasaan sumber daya alam di Indonesia terutama pada sektor air. Batasan ruang lingkup penelitian mulai tahun 2004. Tahun 2004, karena pada tahun itu dampak sistem ekonomi neoliberalisme masih merugikan Indonesia terutama pada saat pihak swasta mendesak Indonesia untuk dibuatkan kebijakan sektor sumber daya air di Indonesia yaitu UU No. 7 Tahun 2004 supaya privatisasi air di Indonesia lebih didominasi oleh pihak swasta secara luas. Kesimpulan penelitian adalah, dampak dari adanya sistem ekonomi neoliberalisme terhadap SDA yaitu semakin terabaikannya masyarakat miskin dan kelompok-kelompok terpinggirkan dalam mengakses air bersih sehingga mengakibatkan meluasnya kerusakan sosial dan proses pemiskinan. Masyarakat miskin dan kelompok-kelompok terpinggirkan tidak akan terlayani karena mereka tidak memiliki kekuatan politik maupun perwakilan dan tentunya kekuatan ekonomi untuk membayar harga yang tinggi akibat kebijakan privatisasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis. HI. 23/09 Mol s
Uncontrolled Keywords: Sistem Ekonomi Neoliberalisme, Sumber Daya Air, Indonesia.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H1-99 Social sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Yustine Hendyana Molle, 070316909UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorB.L.S.Wahyu Wardhani, Ph. D.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 27 Aug 2010 12:00
Last Modified: 29 Sep 2016 14:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18207
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item