PERILAKU INFORMASI MAHASISWA: SEBUAH PERSPEKTIF GENDER (STUDI DESKRIPTIF MENGENAI PERILAKU INFORMASI BERPERSPEKTIF GENDER BERSADAR PADA KELIMA DIMENSI THE BIG FIVE PADA MAHASISWA ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN AJARAN 2008/2009

Nur Lailatin Usmiyah, 070417456 (2008) PERILAKU INFORMASI MAHASISWA: SEBUAH PERSPEKTIF GENDER (STUDI DESKRIPTIF MENGENAI PERILAKU INFORMASI BERPERSPEKTIF GENDER BERSADAR PADA KELIMA DIMENSI THE BIG FIVE PADA MAHASISWA ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN AJARAN 2008/2009. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-usmiyahnur-13414-fisiip-k.pdf

Download (93kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-usmiyahnur-11581-fisiip-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seringkali, masyarakat menganggap bahwa gender dan jenis kelamin adalah hal yang sama. Namun, pada dasarnya gender dan jenis kelamin merupakan hal yang berbeda. Jenis kelamin merupakan ciri fisik yang melekat pada diri laki-laki dan perempuan. Sedangkan gender merupakan pandangan masyarakat tentang perbedaan peran, fungsi, dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial (yaitu kebiasaan yang tumbuh dan disepakati dalam masyarakat). Jika jenis kelamin tidak dapat dipertukarkan satu sama lain, maka tidak demikian dengan gender. Gender dapat dipertukarkan atau diubah sesuai tempat, waktu dan lingkungan sosial. Perbedaan pembagian peran gender tersebut ternyata juga membawa laki-laki dan perempuan pada perbedaan kepribadian dalam diri mereka. Laki-laki dinilai rasional, maskulin, lebih percaya diri, dan kuat. Sedangkan perempuan dinilai emosional, feminin, dan lemah-lembut. Karakteristik kepribadian seseorang berperan pada perilaku yang akan ditimbulkan karena satu mekanisme psikologis penting yang mengarahkan perilaku adalah kepribadian. Dalam ilmu psikologi terdapat lima dimensi kepribadian atau yang biasa dikenal dengan The Big Fve tersebut biasanya dijelaskan dalam urutan menurun berdasarkan kepribadian yang berkembang sebelumnya, yaitu: neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, dan conscientiousness. Kelima dimensi tersebut merupakan lima dimensi dasar yang dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan dalam perilaku. Perilaku penemuan informasi merupakan upaya seseorang untuk menemukan informasi dengan tujuan tertentu sebagai akibat dari adanya kebutuhan untuk memenuhi tujuan tertentu pula. Terdapat bermacam-macam teori yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian mengenai kajian pemakai. Namun, studi ini mengacu pada model perilaku penemuan informasi TD. Wilson. Model perilaku penemuan informasi Wilson menunjukkan bagaimana karakteristik psikologis, demografis, terkait peran (role-related), interpersonal, lingkungan, dan ciri terkait sumber (source-related) mempengaruhi proses penemuan informasi. Studi ini mengambil fokus pada karakteristik psikologis seseorang dalam melakukan kegiatan penemuan informasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis IIP 01/10 Usm p
Uncontrolled Keywords: Information Seeking Behaviour, Gender, Gender and Sex, Personality
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ1075-1075.5 Sex role
L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB3602-3640 School life. Student manners and customs
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
Nur Lailatin Usmiyah, 070417456UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Susantari, Dra.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 24 Sep 2010 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 05:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18230
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item