PERBEDAAN MOTIVASI BERPRESTASI ANTARA PERPUSTAKAAN NAGERI DAN SWASTA PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI SURABAYA (STUDI PERBEDAAN MOTIVASI BERPRESTASI ANTARA PUSTAKAWAN NEGERI DAN SWASTA PADA PERPUSTAKAAN ITS, IAIN SUNAN AMPEL, UBAYA, DAN UNIKA WIDYA M

Ratna Sari Dewi, 070517681 (2009) PERBEDAAN MOTIVASI BERPRESTASI ANTARA PERPUSTAKAAN NAGERI DAN SWASTA PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI SURABAYA (STUDI PERBEDAAN MOTIVASI BERPRESTASI ANTARA PUSTAKAWAN NEGERI DAN SWASTA PADA PERPUSTAKAAN ITS, IAIN SUNAN AMPEL, UBAYA, DAN UNIKA WIDYA M. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-dewiratnas-13417-fisiip-k.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (Full Text)
gdlhub-gdl-s1-2010-dewiratnas-11584-fisiip-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi berprseatsi antara pustakawan negeri dan swasta pada perpustakaan perguruan tinggi di Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Secara keseluruhan motivasi berprestasi pada pustakawan negeri dan swasta pada perpustakaan perguruan tinggi di Surabaya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan atau berarti. Artinya diantara kedua kelompok pustakawan negeri dan swasta sama-sama memiliki motivasi berprestasi yang tergolong baik, dengan nilai rata-rata 4,20 pada pustakawan negeri dan 4,37 pada pustakawan swasta. Artinya, mereka memiliki rasa kebertanggungjawaban terhadap tugas dan pekerjaan yang diberikan walaupun pernah melakukan kegagalan. Dengan keyakinan dan kemampuan yang pustakawan miliki menjadi faktor yang menentukan keberhasilan dalam meraih prestasi kerja. 2. Membutuhkan informasi sebagai umpan balik (feedback) bagi sebagain besar pustakawan negeri dan swasta adalah hal penting. Respon yang diberikan oleh mereka tergolong baik. Mereka mengingnkan pemberian informasi berupa pelaksanaan dan hasil tugas dan pekerjaan untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi. Informasi yang mereka butuhkan tidak hanya berasal dari manajemen atau pengembangan SDM selaku pengelolah karyawan, melainkan juga dari rekan kerja dalam lingkungan pekerjaan mereka. Karena dengan pemberian kritik dan saran yang diberikan oleh rekan kerja, esensi yang mereka inginkan adalah bisa menjaga hubungan baik sesama rekan kerja agar tetap kondusif. Sedangkan pada indikator menyukai pekerjaan yang menantang dan berusaha melebihi prestasi kerja dimasa lalu juga menunjukkan respon yang baik. Dimana mereka lebih menyukai pekerjaan yang menantang dengan tingkat risiko moderat atau sedang. Dan berusaha melebih prestasi kerja untuk meningkatkan kinerja secara continue. 3. Pada tabel 3.30. yaitu mendeskripsikan ranking motivasi berpresatsi pada kedua kelompok pustakawan negeri dan swasta. Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh, menunjukkan jika terdapat perbedaan antara karakteristik motivasi berprestasi pada pustakawan negeri dan swasta. Respon pustakawan yang diberikan pada menyelesaikan pekerjaan penting dengan usaha dan kerja keras beradan pada rangking 3, sedangkan pada pustakawan swasta menempati rangking 11. Artinya, pada pustakawan negeri faktor yang mendorong mereka untuk meraih prestasi kerja adalah bekerja dengan usaha dan kerja keras, sedangkan bagi pustakawan swasta faktor yang paling penting adalah menyelesaikan tugas dan pekerjaan tepat pada waktunya sesuai dengan pencapaian target kerja yang ditentukan sebelumnya. Kedua faktor tersebut sama-sama berada pada rangking 3 dari semua indikator yang digunakan. 4. Berdasarkan perbandingan pada tabel 3.31. dari semua indikator yang digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi pada kedua kelompok pustakawan menunjukkan jika nilai rata-rata pada pustakawan swasta lebih tinggi bila dibandingkan dengan pustakawan negeri. Kecuali pada indikator menyukai pekerjaan yang menantang, karena pada kedua kelompok pustakawan menunjukkan nilai rata-rata yang sama yaitu sebesar 4,08. Pada indikator mempunyai tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan, nilai rata-rata pada pustakawan negeri 4,20 lebih rendah bila dibandingkan dengan pustakawan swasta yaitu 4,37. Sedangkan indikator kedua dan keempat yaitu membutuhkan informasi sebagai umpan balik dan berusaha melebihi prestasi kerja dari sebelumnya juga menunjukkan bahwa motivasi berprestasi pustakawan negeri juga masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan pustakawan swasta. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa motivasi berprestasi pustakawan pada perpustakaan perguruan tinggi di Surabaya lebih berpeluang dalam meraih prestasi kerja dalam meningkatkan kinerja kepusatakawanan dari semua usaha dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka bila dibandingkan pada pustakawan negeri dengan berstatus sebagai PNS. Berdasarkan tabel 3.30. faktor yang menghambat pustakawan negeri dalam berprestasi adalah tidak adanya persaingan dalam meraih prestasi kerja sehingga berimplikasi pada kinerja mereka yang cenderung pragmatis dan terbatasnya kreativitas yang mereka miliki. Faktor lainnya adalah masih rendanya dorongan akan kebutuhan berprestasi mereka. Bagi pustakawan negeri kebutuhan prestasi kerja masih kurang dianggap penting dalam meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan organisasi dimasa yang akan datang. Karena prestasi kerja yang diwujudkan oleh pustakawan mencerminkan performance kinerja mereka. Artinya, profesionalisme pustakawan negeri seringkali terbentur oleh sistem kepemerintahan yaitu angka kredit yang cenderung justru menghambat pustakawan dalam berprestasi. 5. Berdasarkan hasil uji statistik dengan membandingkan nilai ttabel dengan thitung serta nilai probabilitas menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok pustakawan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan H0 yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan H1 ditolak. H0 adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi berprestasi antara pustakawan negeri dan swasta pada perpustakaan perguruan tinggi di Surabaya. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini tidak terbukti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK_2 Fis IIP 03/10 Dew p
Uncontrolled Keywords: EMPLOYEE MOTIVATION
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501-504.3 Motivation
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
Ratna Sari Dewi, 070517681UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahma Sugihartati, NIDN. 0001046501UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 27 Sep 2010 12:00
Last Modified: 24 Jun 2019 06:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18232
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item