KEGIATAN "YASINAN" WARGA RT02/RW 06 DI KELURAHAN PEGIRAN, KECAMATAN SEMAMPIR, SURABAYA

Panyuwuningsih, 079815885 (2005) KEGIATAN "YASINAN" WARGA RT02/RW 06 DI KELURAHAN PEGIRAN, KECAMATAN SEMAMPIR, SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-panyuwunin-18871-fisant-k.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-panyuwunin-15690-fisant-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (662kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Agama merupakan sebuah realitas dalam kehidupan manusia. Termasuk diantaranya bagi bangsa Indonesia, yang dikenal sebagai masyarakat religius. Dengan demikian keber-ada-an agama ini telah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Indonesia, tepatnya menjadi bagian yang penting dalam kehidupan masyarakat kita Agama Islam merupakan agama yang dipeluk oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, yaitu sekitar 80 % penduduknya memeluk Islam, karenanya Indonesia dikenal sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia (Rahmawati, 2002). Wajah keber-agama-an di Indonesia ini diwujudkan dalam pelaksanaan ritual-ritual keagamaan yang dianggap sakral bagi pemeluknya. Salah satu tujuan pelaksanaan ritual adalah pemeliharaan dan pelestarian kesakralan. Disamping itu juga ritual merupakan tindakan yang memperkokoh hubungan pelaku dengan obyek yang suci dan dapat memperkuat solidaritas kelompok yang menimbulkan rasa aman, tenang dan dapat memperkuat mental. Adanya ritual disebabkan karena adanya kepercayaan yang sakral. Ritual dapat didefinisikan sebagai perilaku yang mempunyai aturan-aturan yang telah ditentukan secara ketat, berbeda dengan perilaku sehari-hari, baik cara melakukan maupun maknanya. Salah satu ritual lokal atau popular dalam agama Islam di Indonesia adalah kegitan yasinan. Yasinan ini merupakan sebuah tradisi yang hanya dikenal di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan secara rutin dan berkelompok ( biasanya pada hari dan waktu tertentu). Dan pada umumnya dilaksankan oleh golongan NU. Menurut Hosen (2003), Yasinan merupakan salah satu tradisi NU (Nahdatul Ulama, merupakan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia), selain manakiban, tahlilan, tujuh harian bagi orang yang sudah meninggal, haul (peringatan untuk keluarga yang sudah meninggal setiap satu tahunnya) dan lainlain. Pada dasarnya manusia sebagai penganut agama, menjadi beragama atau mengenal agama dan memiliki keyakinan keagamaan melalui proses belajar, baik melalui hubungan sosial maupun lingkungan fisik. Hubungan sosial itu ialah menyangkut ajaran yang diberikan oleh orang tua, orang-orang terpelajar dan viii ulama, bahkan juga oleh warga masyarakat dan oleh keyakinan masyarakat yang bersangkutan. Dan lingkungan fisik adalah menyangkut tempat tinggal dimana manusia itu tinggal (Suparlan, 1990). Dengan adanya perbedaan lingkungan sosial dan fisik ini bisa jadi pada masing-masing tempat (keadaan) memiliki sebuah tindakan yang berbeda dalam mempelajari agama yang dianutnya, sehingga akan terbentuk suatu pemahaman, pengalaman, dan pengetahuan yang berbeda pula. Demikian pula halnya dengan aktivitas yasinan yang dijalankan oleh warga RT 02/RW 06 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya yang menjadi sasaran dalam penelitian ini. Sebagaimana yang tertuang dalam latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk mengetahui: (1)Bagaimana bentuk pelaksanaan yasinan yang dijalankan oleh warga RT 02/RW 06 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya ?; dan (2)Apa yang dianggap sakral dari pelaksanaan yasinan tersebut bagi warga RT 02/ RW 06 setempat ? Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori-teori ritus menurut beberapa pandangan ahli dan konsep Eliade yang menyebut agama sebagai realitas yang sakral (dalam Pals,2001). Eliade menyebutkan bahwa peran agama adalah mempromosikan perjumpaan dengan-Nya, untuk membawa seseorang ��keluar dari alam duniawi atau situasi historisnya, dan memproyeksikan ke suatu alam yang berbeda kualitasnya, suatu dunia yang betul-betul berbeda, bersifat transenden dan suci. Dalam menghadapi sesuatu yang sakral ini dalam masyarakat memiliki suatu tradisi-tradisi tertentu dengan tujuan untuk melestarikan apa yang dianggap mereka sebagai sesuatu yang sakral. Dimana tradisi-tradisi tersebut berwujud menjadi ritual keagamaan. Untuk mendapatkan data-data, penelitian terhadap kelompok yasinan yang dijalankan oleh warga RT 02/RW 06, Kelurahan Pegirian, Surabaya ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Dari temuan data yang diperoleh, maka peneliti mendapatkan informasi tentang: (1)Yasinan merupakan sebuah ritual keagamaan dalam masyarakat; (2)Kesakralan dalam ritual yasinan; dan (3)Keterkaitan ritual yasinan dengan budaya masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis Ant 01/11 Pan k
Uncontrolled Keywords: religion and sociology
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL1-50 Religion (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Panyuwuningsih, 079815885UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBudi Setiawan, DrsUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 25 May 2011 12:00
Last Modified: 22 Jul 2016 02:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18298
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item