UKURAN ANTROPOMETRI PADA ANAK MASA REMAJA AWAL

Ajheng F Newanda, 070517814 (2011) UKURAN ANTROPOMETRI PADA ANAK MASA REMAJA AWAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-newandaajh-18881-fisant-k.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-newandaajh-15698-fisant-u.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengenai ukuran antropometri pada anak perempuan usia 8 tahun dan anak laki-laki usia 10 tahun dengan status sosial ekonomi sebagai pembanding. Tumbuh kembang pada setiap anak yang berbeda-beda dipengaruhi oleh faktor genetik dan keadaan lingkungan tempat tinggalnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah ada perbedaan ukuran-ukuran antropometri pada anak remaja awal yang signifikan antara anak dari status sosial ekonomi atas dengan anak dari status sosial ekonomi bawah? Metode yang digunakan dalam menganalisa ukuran-ukuran antropometri yaitu menggunakan analisis kuantitatif dengan metode statistik t-test independent sampel. Hasil ukuran yang berupa angka-angka dianalisis dengan menggunakan bantuan program SPSS 17. Lokasi penelitian dilakukan di enam sekolah dasar negeri yang terdapat di Kecamatan Lumajang, Jawa Timur. Peneliti mengambil sampel sebanyak 100 murid laki-laki dan 100 murid perempuan dengan status sosial ekonomi yang berbeda. Sampel difokuskan pada anak masa remaja awal yang berusia 9 tahun 6 bulan hingga 10 tahun 5 bulan untuk anak laki-laki dan usia 7 tahun 6 bulan hingga 8 tahun 5 bulan untuk anak perempuan. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu penunjukan sampel didasarkan atas ciri-ciri tertentu yang dipandang mempunyai sangkut paut yang erat dengan ciri-ciri populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Data hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa anak dari status sosial ekonomi atas mempunyai nilai rata-rata ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan anak dari status sosial ekonomi bawah. Ada tiga faktor yang menjadi indikator dalam kondisi sosial ekonomi yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak yaitu tingkat pendidikan dan pekerjaan orang tua, jumlah saudara kandung dalam keluarga serta besarnya populasi di kota atau desa yang didiami. Hasil uji statistik t-tes yang telah dilakukan pada 200 sampel, menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang siginifikan pada tumbuh kembang anak remaja awal yang berasal dari status sosial ekonomi atas dibandingkan dengan anak dari status sosial ekonomi bawah di Lumajang, yaitu pada lipatan kulit trisep anak laki-laki dan anak perempuan serta refleks gerak anak laki-laki

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis Ant 06/11 New u
Uncontrolled Keywords: antropometry
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
Ajheng F Newanda, 070517814UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMyrtati Dyah Artaria, Dra MA.PhDUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 26 May 2011 12:00
Last Modified: 22 Jul 2016 03:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18304
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item