Intervensi Neoliberalisme Dalam Pengelolaan Migas Di Indonesia Studi Deskriptif Blok Cepu, ExxonMobil Sebagai Lead Operator

RICKY RAMA WARDANA, 070610343 (2010) Intervensi Neoliberalisme Dalam Pengelolaan Migas Di Indonesia Studi Deskriptif Blok Cepu, ExxonMobil Sebagai Lead Operator. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2012-wardanaric-22145-fisp28-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2012-wardanaric-18840-fisp28-i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peran minyak dan gas bumi (migas) menduduki posisi yang strategis dalam suatu Negara, ketersediaan migas ini akan berpengaruh dalam setiap tindakan ekonomi politik bangsa tidak terkecuali dalam hubungan luar negeri. Indonesia memiliki banyak lokasi pertambangan migas di daratan maupun lepas pantai. Akan tetapi tidak banyak lokasi pertambangan tersebut yang dikelola sendiri oleh Pertamina, BUMN migas. Lokasi tersebut sebagian besar dikelolah pihak swasta baik asing maupun domestic, tidak terkecuali di lokasi Blok Cepu yang mana merupakan cadangan migas terbesar yang pernah ditemukan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Intervensi neoliberal yang merupakan aktor-aktor global menyebabkan penguasaan oleh pihak swasta atas pertambangan migas di Indonesia dapat terjadi, semua berawal sejak kemerdekaan Indonesia sampai sekarang. Kesepakatan kesepatan dari beberapa orang Indonesia dengan Negara Imperial ataupun dengan perusahaan multinasional. kesepakatan ini bukannya tanpa sebab, selain kepentingan beberapa orang Indonesia yang ingin berkuasa dengan menjual lokasi pertambangan migas serta jeratan hutang, bantuan teknis dan pendidikan yang diperagakan oleh lembaga keuangan global semacam IMF, World Bank, ADB dan lain-lain. Di Blok Cepu, intervensi neoliberal dapat dilihat dengan penetapan UU no 22 tahun 2001 tentang migas yang berpihak pada perusahaan multinasional serta kolaborasi antara pihak pemerintah Indonesia ,negara imperialis dan perusahaan multinasional, ExxonMobil untuk mendapatkan hak kelola di Blok Cepu. Pola-pola intervensi yang dilakukan antara lain dengan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak yang mempunyai otoritas atas permasalahan ini, tekanan Negara Imperialis terhadap pemerintah sampai pencopotan pejabat terkait yang tidak menghendaki Blok Cepu dikelola oleh asing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. P. 28/11 War i
Uncontrolled Keywords: POLITICAL SOCIOLOGY
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
RICKY RAMA WARDANA, 070610343UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAirlangga Pribadi K., , S.IP.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 31 Jan 2012 12:00
Last Modified: 25 Jul 2016 09:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18356
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item