LANSIA PEREMPUAN DI PERKOTAAN : Studi Deskriptif Tentang Peran Ekonomi, Sosial dan Kendala-Kendala yang Dihadapi Lansia Perempuan di Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya

Anita Zubaidah, 070116564 (2006) LANSIA PEREMPUAN DI PERKOTAAN : Studi Deskriptif Tentang Peran Ekonomi, Sosial dan Kendala-Kendala yang Dihadapi Lansia Perempuan di Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2006-zubaidahan-3090-28_06ab-k.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-zubaidahan-3090-fiss28-6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kehidupan kota yang modern, membuat peran lansia perempuan dalam bidang ekonomi dan sosial menurun. Menurut perspektif Cogwill, modernisasi yang mendayagunakan teknologi kesehatan, ekonomi/produktivitas, pendidikan dan urbanisasi menurunkan status lansia perempuan, yang pada akhirnya mengurangi peran lansia di dalam ekonomi dan sosial. Sesuai dengan Teori Penarikan Diri, seorang yang menginjak usia tua akan menarik din dalam segala aktivitas baik ekonomi dan sosial. Sedangkan Teori Aktivitas, menginjak usia tua akan tetap melaksanakan aktivitas yang terdahulu. Dengan teori dan fenomena di atas, peneliti ingin menjelaskan bagaimana peran ekonomi, sosial serta kendala-kendala yang dihadapi. Penelitian ini bertipe deskriptif, dengan memilih lokasi di sebuah organisasi sosial lansia di Surabaya yaitu Karang Werda Airlangga RW II. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling sederhana dengan sampel sebesar 50 responden yaitu lansia perempuan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia perempuan tidak berperan lagi secara ekonomi. Ini terlihat dari status pekerjaan lansia perempuan yang sebagian besar tidak bekerja, dari sumber penerimaan bahwa penerimaan dan lansia perempuan menurun sejak mereka dan pasangan tidak bekerja, dan sebagian besar lansia perempuan mengantungakan hidup mereka pada anak. Secara sosial lansia perempuan masih menjalankan perannya, bahkan dalam beberapa aktivitas lansia perempuan sangat dibutuhkan. Ini dapat dilihat dari hubungan sosial lansia perempuan dengan anak dan masyarakat, dengan masih diterimanya lansia perempuan ditengah-tengah mereka. Masih berperanya lansia dalam kegiatan┬Čkegiatan domestik. Terakhir, keaktifan lansia dalam beberapa organisasi sosial dan kegiatan-kegiatan kampung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S 28/06 Zub l
Uncontrolled Keywords: AGED - SOCIAL CONDITIONS; WOMEN - SOCIAL CONDITIONS
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM661-696 Social control
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1450-1494 Aged
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Anita Zubaidah, 070116564UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorKarnaji, S.Sos., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 05 Dec 2006 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 20:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18396
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item