MOTIF WISATAWAN DI CANDI JOLOTUNDO (Studi Deskriptif Tentang Motif Wisatawan Di Candi Jolotundo, Mojokerto)

WISNU HADI PRASETYO, FISIP (2014) MOTIF WISATAWAN DI CANDI JOLOTUNDO (Studi Deskriptif Tentang Motif Wisatawan Di Candi Jolotundo, Mojokerto). Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-prasetyowi-29767-11.abst-i.pdf

Download (178kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kabupaten Mojokerto memiliki obyek dan daya tarik wisata berpotensi untuk dikembangkan baik wisata buatan, wisata alam, maupun wisata sejarah budaya. Salah satu obyek wisata itu adalah candi Jolotundo yang merupakan petirtaan bersejarah yang harus dijaga dan dilestarikan. Candi Jolotundo memiliki pungunjung dengan motif-motif yang berbeda-beda. Penelitian ini bertempat di candi Jolotundo yang secara administratif terletak di Dukuh Balekambang, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Candi Jolotundo terletak di lereng utara gunung Penanggungan, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Jarak dari Kota Mojokerto + 30 km, jika di tempuh dari kota Surabaya jarak yang harus dilalui +55 km, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi roda 2 maupun roda empat, panjang candi Jolotundo 18,85 meter sedangkan lebarnya 13,52 meter, candi Jolotundo terbuat dari bahan batu andesit. Lokasi seluas 1 hektar ini bukan hanya menjadi tempat wisata sejarah saja. Sebagian orang justru memanfaatkan tempat tersebut sebagai tempat wisata religi, tak heran pada setiap malam Jumat, akan ada puluhan orang yang memilih berdiam diri di tempat ini hingga pagi, terlebih malam bulan purnama, mereka meyakini tempat ini memiliki kelebihan untuk memunculkan berbagai permintaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motif-motif apa saja yang dimiliki oleh setiap wisatawan yang datang di candi Jolotundo. Dalam penelitian ini penulis menulis mengenai motif wisatawan di candi Jolotundo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang maksudnya adalah mengumpulkan dan memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah dan memahami sikap, pandangan, perasaan dan perilaku individu atau sekelompok orang. Beberapa informan seperti wisatawan yang sering datang dan wisatawan yang baru pertama kali berkunjung di candi Jolotundo. Hasil penelitian menujukkan bahwa motif wisatawan, adalah motif spiritual, motif bersenang-senang, dan motif rekreasi. Letak candi yang berada dilereng gunung memungkin untuk menikmati pemandangan yang indah dan menghirup udara pegunungan yang segar, sedangkan mitos yang banyak berkembang di masyarakat adalah khasiat air yang mengalir di area candi bisa membuat awet muda dan menyembuhkan segala penyakit, sehingga kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke candi ini bermotifkan spiritual.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.PW.01/14 Pra m
Uncontrolled Keywords: TOUR
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation
G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pariwisata (D3)
Creators:
CreatorsEmail
WISNU HADI PRASETYO, FISIPUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNOVIANTO EDI SUHARTO, SST., Par., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 06 Feb 2014 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 01:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18476
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item