PERAN SALES CALL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN KAMAR DI HOTEL LAVENDER BALI

ALFI EDOWARD ARFIAN, 070902043 (2014) PERAN SALES CALL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN KAMAR DI HOTEL LAVENDER BALI. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
6. ABSTRAKSI.pdf

Download (220kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PW. 15-14 Arf p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dunia Pariwisata adalah dunia yang global di mana dalam dunia pariwisata tidak ada batasan-batasan di dalamnya.Jadi dunia Pariwisata bisa dinikmati siapa saja tanpa membedakan para peminat dunia pariwisata.Daerah wisata tersebut akan menghasilkan keuntungan yang besar jika pengelolaannya selalu diperhatikan. Di Indonesia sendiri memiliki daerah-daerah wisata yang sangat banyak dan beragam.Hal ini tentu saja menarik minat para wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmatinya. Dalam dunia perhotelan juga terjadi persaingan.Di mana masing-masing hotel menawarkan beragam fasilitas yang dapat memuaskan para pelanggan.Ada beberapa faktor yang dapat menunjang keberhasilan hotel mereka.salah satu Faktor yang Penting adalah Faktor Pemasaran dan Penjualan.Tetapi ada salah satu departemen yang harus dan wajib mengutamakan faktor Promosi,yaitu Sales and Marketing Department. Pariwisata merupakan salah satu sector yang mendukung untuk negaranya.Salah satu akomodasi yang menunjang pariwisata adalah hotel.Pada Perhotelan yang menjadi sorotan pertama adalah sumber daya manusianya,karena SDM salah satu unsur utama yang menentukan keberhasilan suatu Perusahaan.Dalam hubungan peningkatan SDM,keith Davis berpendapat bahwa kemampuan dapat di tingkatkan melalui perekrutan para pekerja yang berkualitas,misalnya mereka yang mempunyai kemampuan lebih,mampunya lebih banyak pengalaman dan keinginan yang kuat untuk berhasil,atau dapat dilakukan melalui pemberian pelatihan kerja bagi para karyawan.Seorang Marketing mempunyai Latar belakang motivasi pengambilan keputusan sebelum masuk pada departemen bagian yang ada di hotel.motivasi dari seorang SaLes dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:Kemampuan individu untuk mendapatkan Target yang di inginkan,Budaya organisasi,kepuasan akan pekerjaan itu sendiri.Dengan demikian Perilaku manusia pada dasarnya berorientasi pada tujuan,yang dimotivasi oleh keinginan untuk mencapai tujuan tertentu.Pada Proses pengambilannya keputusan terdiri dari tiga komponen yang saling berkaitan yaitu:(1.)Faktor Psikologis:motivasi,persepsi pengatahuan,kepribadian,sikap;(2.)Pengenalan kebutuhan,penyelidikan sebelum memutuskan sesuatu,evaluasi terhadap kebutuhan,penyelidikan sebelum memutuskan sesuatu,evaluasi terhadap kebutuhan,Penyelidikan sebelum memutuskan sesuatu,evaluasi terhadap kebutuhan;(3.)Pengalaman,dalam Prakteknya bisa berasal dari output dan mempengaruhi factor psikologis dalam process.Setelah adanya latar belakang motivasi pengambilan keputusan,proses pengambilan keputusan,maka akan menghasilkan satu keputusan yang sudah dipertimbangkan sedemikian rupa dan yang nantinya akan dipilih serta dijalani.Pengambilan keputusan atau desicion making adalah melakukan Penilaian dan menjatuhkan pilihan.Keputusan ini di ambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif.Sebelum pilihan dijatuhkan,ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan.Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama,menyusun alternatif yang akan di pilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik. Tujuan Penelitian adalah bagaimana standar yang diterapkan berkaitan dengan Pemasaran dan Penjualan di hotel,kendala-kendala apa yang dihadapi dalam proses penerapan tersebut dan jalan keluar yang diambil oleh pihak hotel untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.Manfaat yang dapat diambil adalah hasil penelitian ini nantinya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi masalah yang timbul di dalam bidang perhotelan,sebagai bahan untuk perbendaharaan perpustakaan,sebagai pembanding antara teori dan praktek,dan penulis berharap semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Dalam Penelitian ini Penulis juga menertakan beberapa teori yang ada sangkut pautnya dengan penelitian ini,antara lain pengertian dari Sales & Marketing Departement. Di dalam penelitian tipe yang dipilih adalah tipe kualitatif dan metode yang digunakan oleh penulis adalah metode deskriptif yaitu dengan pengumpulan beberapa teori yang berupa data-data bukan angka.Lalu operasionalisasi konsep yang ada adalah mengenai data-data Pemasaran yang di Lakukan oleh Sales Call yang memiLiki Perang untuk,meningkatkan penjualan kamar di hotel Lavender Bali.Untuk mencari data-data tersebut penulis menggunakan beberapa teknik yaitu wawancara tidak berstruktur yaitu secara langsung bertanya jawab dengan informan dan menggunakan perangkat Pedoman wawancara sebagai panduan.Teknik yang kedua adalah observasi partisipan dengan mengadakan pengamatan langsung ke tempat penelitian.Teknik yang ketiga adalah dengan Teori dan menggunakan dokumen untuk mendukung penelitian. Di dalam menganalisa data,Penulis menggunakan metode kualitatif Metode ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisa semua data-data yang didapat kemudian dikelompokkan menjadi data primer,sekunder dan penunjang yang nantinya dapat ditarik suatu kesimpulan yang dapat menjawab permasalahan yang ada. Dalam Penelitian ini Sales Call mencari Pelanggan itu biasa untuk meningkatkan penjualan kamar hotel.untuk mendapatkan pelanggan mereka bisa melakukan dengan berbagai macam cara.Ada cara yang baik dan ada yang buruk.sebelum mencarai pelanggan telebih dahulu seorang Sales mencari prospek.Prospek ini adalah kandidat pelanggan yang sudah kita amati agar nantinya bisa menjadi pelanggan tetap. Cara yang biasa dilakukan Sales person untuk mengubah prospek menjadi pelanggan.Cara pertama yang biasa di lakukan oleh Sales Call adalah Cold Call,kunjungan yang di lakukan secara biasa-biasa saja tanpa adanya suatu keuntungan yang ditawarkan pada prospek.dalam kegiatan Sales Call ini akan bersikeras untuk meyakinkan prospek membeli produk kita tanpa menanyakan apakah kita membutuhkan itu atau tidak.Cold Call ini biasanya sering kita temui di Sales door to door,atau Sales yang menawarkan produk melalui telepon.Cara menjual seperti ini sangat tidak di anjurkan.Karena tidak akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang.Cara lainnya yang sering dilakukan seorang Salesmanship adalah mendesak mengadakan perjanjian untuk pertemuan berikutnya.Karena perjanjian pertemuan ini sifatnya mendesak maka akan terasa kurang baik.Dikhawatirkan jika sesuatu di mulai dengan ketidak tulusan maka efek sampingnya akan negatif.Produk mungkin terjual,target mungkin tercapai,namun bagaimana dengan after Sales dan refferal? Jika kita ingin bertemu dengan prospek yang Lebih baik maka berikanlah solusi dari nilai tambah dari suatu produk.dengan ini maka prospek akan mempertimbangkan untuk melangkah menjadi pelanggan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 PW 15-14 Arf p
Uncontrolled Keywords: PEMASARAN HOTEL
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pariwisata (D3)
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ALFI EDOWARD ARFIAN, 070902043UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNUR EMMA SURIANI, ,S.SOS.,MSiUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 13 May 2014 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 04:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18483
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item