HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI INSTALASI RAWAT INAP KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM dr. M. SOEWANDHIE SURABAYA Periode 1 Januari-30 Juni 2011

ERNAWATY PASARIBU, 011012058 (2010) HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI INSTALASI RAWAT INAP KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM dr. M. SOEWANDHIE SURABAYA Periode 1 Januari-30 Juni 2011. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-pasaribuer-31222-6.abst-t.pdf

Download (69kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
F5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Abortus spontan adalah abortus yang terjadi tanpa tindakan mekanis atau medis untuk mengosongkan uterus. Salah satu faktor yang berhubungan dengan abortus spontan yaitu faktor ibu seperti usia dan paritas dalam kehamilan. Masalah dari penelitian ini adalah di RSU dr. M. Soewandhie terjadi peningkatan kejadian abortus spontan dari (64,63%) menjadi (65,20%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan paritas dengan kejadian abortus spontan di Instalasi rawat inap kebidanan RSU dr. M. Soewandhie periode 1 Januari – 30 Juni 2011. Metode penelitian ini adalah analitik yang berdesain cross sectional. Populasinya Seluruh ibu hamil dengan umur kehamilan < 20 minggu di Instalasi rawat inap kebidanan RSU dr. M. Soewandhie Surabaya Periode Januari - Juni 2011 sejumlah 297 responden. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Besar sampel adalah 297 responden. Instrument yang digunakan lembar pengumpulan data. Sumber data dari rekam medik. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan nilai �1537; = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari sampel 297 responden didapatkan jumlah ibu hamil yang mengalami abortus spontan sejumlah 153 responden (51,52 %). Hasil uji Chi Square untuk usia didapatkan (p) = 0,027, berarti ada hubungan antara usia dengan kejadian abortus spontan, sedangkan untuk hasil uji Chi Square pada paritas didapatkan (p) = 0,037, berarti ada hubungan antara paritas dengan kejadian abortus spontan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah, sebagian besar responden adalah ibu hamil dengan abortus spontan. Ada hubungan antra usia dan paritas dengan abortus spontan. Untuk mengurangi resiko terjadinya abortus spontan diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat memberikan informasi pada masyarakat tentang persiapan pra konsepsi dan pemantauan kesehatan selama kehamilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.BID.59/14 Pas h
Uncontrolled Keywords: Age, Parity, Spontaneous Abortion
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG600-650 The embryo and fetus > RG648 Spontaneous abortion. Miscarriage
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
ERNAWATY PASARIBU, 011012058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH. Baksono Winardi, dr., SpOG (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Joko Iskandar
Date Deposited: 29 Apr 2014 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 03:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18606
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item