PENGARUH KARAKTERISTIK INTERORGANIZATIONAL SYSTEM TERHADAP SUPPLY CHAIN COLLABORATION DAN OPERATION PERFORMANCE PADA RANTAI PASOK INDUSTRI PELAYANAN KESEHATAN

MOHAMMAD RIZAL AZMI ADITAMA, 040710670 (2013) PENGARUH KARAKTERISTIK INTERORGANIZATIONAL SYSTEM TERHADAP SUPPLY CHAIN COLLABORATION DAN OPERATION PERFORMANCE PADA RANTAI PASOK INDUSTRI PELAYANAN KESEHATAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-aditamamoh-26771-5.abstr-i.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Supply chain dalam industri pelayanan kesehatan adalah unik. Sektor pelayanan kesehatan telah berubah dengan cepat, tidak hanya dalam level praktisi tetapi juga pada pemahaman teoritis dalam segi operasional. Supply chain yang terkait dengan produk farmasi sangat penting dalam memastikan tingginya standar pelayanan. Peran ini tidak lepas dari teknologi informasi/sistem informasi yang digunakan suatu perusahaan. Interorganizational system adalah suatu sistem informasi yang siap mengintegrasikan kolaborasi antar partner supply chain, selain itu supply chain collaboration akan meningkatkan operation performance suatu perusahaan. Metode penelitian terdiri dari interorganizational system dengan lima variabel yaitu, application integration, data compatibility, analytic ability, evaluation ability, dan alertness, kemudian supply chain collaboration yang terdiri dari variabel information sharing, decision synchronization, incentive alignment, serta yang terakhir operation performance dengan variabel fulfillment, responsiveness, dan inventory capabilities. Data diambil dari Kota Surabaya, Sidoarjo dan Bandung. Menurut hasil Smart PLS, hubungan antara interorganizational system terhadap supply chain collaboration memiliki hubungan tidak signifikan (1,097871≤1,96). Namun hubungan antara supply chain collaboration dengan operation performance memiliki hubungan yang sangat signifikan (6,559892≥1,96). Hal ini menjadi bukti empiris bahwa penerapan interorganizational system yang dilakukan industri pelayanan kesehatan belum maksimal, mereka tetap melakukan kolaborasi dengan cara yang masih konvensional dan menghasilkan kinerja operasi yang bagus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.160/13 Adi p
Uncontrolled Keywords: SUPPLY CHAIN
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
MOHAMMAD RIZAL AZMI ADITAMA, 040710670UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAmak M. Yaqoub, SE., MSM.,UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 03 Sep 2013 12:00
Last Modified: 23 Aug 2016 03:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1863
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item