HUBUNGAN ANTARA RISIKO KEHAMILAN BERDASARKAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI (KSPR) DENGAN TINDAKAN SEKSIO SESAREA DI RSUD DR. M. SOEWANDHIE SURABAYA

EVY WULANDARI, 01081078 (2012) HUBUNGAN ANTARA RISIKO KEHAMILAN BERDASARKAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI (KSPR) DENGAN TINDAKAN SEKSIO SESAREA DI RSUD DR. M. SOEWANDHIE SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (28kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Setiap kehamilan dan persalinan selalu mempunyai risiko untuk terjadi komplikasi yang dapat dideteksi dini dengan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Seksio sesarea merupakan jalan keluar untuk penanganan persalinan dengan komplikasi. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya angka seksio sesarea di RSUD dr. M.Soewandhie Surabaya. Angka seksio sesarea yang direkomendasikan WHO adalah 10%-15% sedangkan angka seksio sesarea di RSUD dr.M.Soewandhie pada bulan Februari-Maret 2012 adalah 29%-31,45%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara risiko kehamilan berdasarkan KSPR dengan tindakan seksio sesarea di RSUD dr.M.Soewandhie Surabaya. Metode yang digunakan adalah penelitian analitik observasional yang bersifat case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 348 responden yang terdiri dari sampel kasus 174 seksio sesarea dan sampel kontrol 174 persalinan pervaginam. Analisis menggunakan uji Chi-Square, Coefisient Contingensi (C) dan Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar ibu yang risiko rendah bersalin secara pervaginam dan sebagian besar ibu dengan risiko tinggi dan risiko sangat tinggi bersalin secara seksio sesarea. Hasil uji chi-square didapatkan p<0,0001 yang berarti H0 ditolak. Pada kelompok KRR dengan KRT hasil analisis menunjukkan hubungan lemah dengan arah positif (C=0,25; p<0,0001) dengan OR=3,20 ; CI 95%: 1,82-5,60. Pada kelompok KRR dengan KRST hasil analisis menunjukkan hubungan sedang dengan arah positif (C=0.44; p<0,0001) dengan OR=8,50 ; CI 95%: 4,38-16,48. Simpulan penelitian didapatkan bahwa risiko kehamilan berdasarkan KSPR berhubungan secara bermakna dengan tindakan seksio sesarea. Semakin tinggi risiko kehamilan semakin besar peluang untuk mengalami persalinan seksio sesarea. Untuk itu diharapkan bidan dan petugas kesehatan lainnya dapat memaksimalkan pengunaaan KSPR sebagai alat deteksi dini risiko tinggi ibu hamil agar ibu hamil mendapat penanganan yang adekuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.BID.158/14 Wul h
Uncontrolled Keywords: Pregnancy Risk, Caesarean Section
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
EVY WULANDARI, 01081078UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudi Prasetyo, Dr., dr., Sp.OG(K)UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 05 May 2014 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 10:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18658
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item