HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN KADER DENGAN CAKUPAN DETEKSI DINI RISIKO TINGGI IBU HAMIL OLEH KADER (Di Wilayah Kerja Puskesmas Peterongan Jombang)

GISKA WULAN KUSUMA, 010912104 (2010) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN KADER DENGAN CAKUPAN DETEKSI DINI RISIKO TINGGI IBU HAMIL OLEH KADER (Di Wilayah Kerja Puskesmas Peterongan Jombang). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5. ABSTRAK .pdf

Download (54kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 43-14 Kus h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan proses alami, namun demikian bukan berarti tanpa risiko. Penyebab kematian terbesar adalah perdarahan dan eklamsia, kedua penyebab ini dapat dicegah dengan pemeriksaan ante natal care (ANC) dan deteksi dini faktor risiko ibu hamil baik oleh tenaga kesehatan dan masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah cakupan deteksi dini oleh kader. Target PWS KIA Puskesmas Peterongan Kabupaten Jombang Tahun 2010 Januari sampai bulan Juni hanya mencapai 2,48% (6 bulan) jauh dari target nasional sebesar 10 %.per tahun (5% per 6 bulan). Judul penelitian Hubungan antara tingkat pengetahuan kader dengan cakupan deteksi dini risiko tinggi ibu hamil oleh kader di wilayah kerja Puskesmas Peterongan Jombang dan Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan kader kesehatan dengan cakupan deteksi dini risiko tinggi ibu hamil oleh kader diwilayah kerja Puskesmas Peterongan Jombang. Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Desain penelitian yang dipakai adalah studi korelasi. Populasi 165 adalah seluruh kader di wilayah kerja Puskesmas Peterongan Jombang.. Pengambilan sample dengan tehnik quota sampling. Besar sampel adalah 62 kader. Instrument yang digunakan adalah dengan kuesioner. Analisa data menggunakan chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian dari 62 kader dapat dijelaskan bahwa sebagaian besar kader memiliki pengetahuan rendah sebanyak 38 responden (61,3%) dan kader yang memiliki cakupan deteksi dini tidak tercapai sebanyak 45 responden (72,6). Simpulan penelitian didapatkan sebagian besar kader berpengetahuan rendah. Ini mengakibatkan tidak tercapainya cakupan deteksi dini risiko tinggi ibu hamil oleh kader. Untuk itu, bidan dan puskesmas bersama-sama memberikan penyuluhan tentang deteksi dini risiko tinggi ibu hamil, agar cakupan deteksi dini risiko tinggi ibu hamil oleh kader tercapai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 43 / 14 Kus h
Uncontrolled Keywords: KADER ; RESIKO IBU HAMIL
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
GISKA WULAN KUSUMA, 010912104UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorK.Kasiati,, Hj.S.Pd, Amd.Keb, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 27 Mar 2014 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 09:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18712
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item