HUBUNGAN ANTARA ISAPAN BAYI DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI BPS YUNIATI MOJO SURABAYA

YETI BANGUN LESTARI, 010912072 (2011) HUBUNGAN ANTARA ISAPAN BAYI DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI BPS YUNIATI MOJO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5. ABSTRAK .pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 94-14 Les h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (957kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kuantitas produksi ASI banyak ditentukan oleh isapan bayi pada puting areola serta rasa percaya diri ibu bahwa ia dapat sukses menyusui dan memproduksi ASI cukup untuk bayinya, dari 15 responden di BPS Yuniati Mojo, 66,67% memiliki bayi yang isapannya lemah, sedangkan 33,33% ibu nifas memiliki bayi yang isapannya kuat. Dan dari 15 ibu nifas tersebut yang produksi ASI-nya tidak mencukupi kebutuhan bayinya 60% dan 40% ibu yang produksi ASI-nya mencukupi kebutuhan bayinya maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah besarnya isapan bayi lemah dan banyaknya ibu yang produksi ASI-nya tidak cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara isapan bayi dengan produksi ASI pada ibu nifas di BPS Yuniati Mojo Surabaya. Desain penelitian ini yang digunakan adalah Analitik observasional-cross sectional. Populasinya adalah ibu nifas yang ada di BPS Yuniati Mojo Surabaya periode 3 Oktober sampai dengan 3 November 2010, sistem pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling sebanyak 28 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dianalisis menggunakan SPSS for windows versi 17.0 dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian (78,6%) ibu nifas memiliki bayi yang isapannya kuat dan (67,9%) ibu nifas produksi ASI-nya cukup. Dan Uji chi square diperoleh hasil ρ = 0,007 karena ρ <α maka hipotesis terbukti. Dari data diatas maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara isapan bayi dengan produksi ASI pada ibu nifas. Makin kuat lemahnya bayi menghisap payudara, makin banyak ASI yang diproduksi, oleh karena itu yang terpenting adalah memacu produksi ASI sejak dini dengan selalu menyusui bayinya secara teratur, sehingga rangsangan payudara memproduksi ASI lebih banyak serta pemberian penyuluhan pada ibu nifas oleh petugas kesehatan terutama bidan yaitu tentang makanan yang mengandung nutrisi baik untuk ibu nifas, persiapan psikologis, perawatan payudara, dan istirahat yang cukup.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 94 / 14 Les h
Uncontrolled Keywords: ASI
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
YETI BANGUN LESTARI, 010912072UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRelly Yanuari,, dr. Sp.OG(K),UNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 03 Apr 2014 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 10:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18725
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item