HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS BANGSAL MOJOKERTO

ELGA MIA NIRBITA, 010810119 (2012) HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS BANGSAL MOJOKERTO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
5. RINGKASAN.pdf

Download (151kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 113-14 Nir h.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Wanita dengan berat badan rendah sebelum hamil atau kenaikan berat badan rendah pada saat hamil cenderung melahirkan bayi BBLR. Beberapa penelitian membuktikan bahwa pengaruh gizi kurang terhadap kejadian BBLR cukup besar pada ibu hamil. Semua bayi yang dilahirkan dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dikelompokkan dalam penggolongan bayi resiko tinggi.. Masalah dari penelitian ini adalah adanya peningkatan jumlah BBLR dari tahun 2008-2009 yaitu dari 43 (6,5%) menjadi 49 (7,3%). Dari studi pendahuluan pada bulan April 2012 diperoleh data bayi berat lahir rendah (BBLR) bulan Januari-Maret 2012 sebanyak 13 bayi, 5 bayi lahir dari ibu hamil KEK. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian, penelitian analitik observasional, dengan pendekatan case control (retrospective study). Populasinya, semua bayi yang lahir di Puskesmas Bangsal tahun 2010 - 2011. Tehnik pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan Sampling Jenuh dan pada kelompok kontrol menggunakan Simpel random sampling, setelah masing-masing kelompok melalui seleksi kriteria sampel. Besar sampel masingmasing kelompok adalah 73 responden. Instrumen menggunakan cheklist. Sumber data dari rekam medik. Analisis data dengan menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian dari 60 responden dengan status gizi kurang hampir seluruhnya melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yaitu sebanyak 59 orang (98,3%), 82 responden dengan status gizi normal sebagian kecil melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yaitu sebanyak 14 orang (17,1%), dan 4 responden dengan status gizi ibu hamil lebih tidak ada sama sekali yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yaitu sebanyak 0 orang (0%). Hasil analisis uji Chi Square menunjukkan bahwa χ2 tidak memenuhi syarat maka digunakan koefisien phi untuk melihat korelasinya. Nilai koefisien phi sebesar 0,809 dengan nilai signifikansi < 0,0001 (p<α), hal ini berarti ada hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan BBLR. Kesimpulan penelitian ini, sebagian besar status gizi ibu hamil normal dan ada hubungan status gizi ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di Puskesmas Bangsal Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Untuk memperkecil resiko BBLR diperlukan upaya mempertahankan kondisi gizi yang baik pada ibu hamil, perbaikan keadaan gizi penting untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 113 / 14 Nir h
Uncontrolled Keywords: KEHAMILAN ; GIZI
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
ELGA MIA NIRBITA, 010810119UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMiatuningsih,, SPd. Dipl.MwUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 04 Apr 2014 12:00
Last Modified: 05 Jul 2017 21:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18744
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item