PERBANDINGAN NILAI APGAR PADA BAYI LETAK SUNGSANG YANG CARA PERSALINANNYA DITENTUKAN BERDASARKAN SKOR ZATUCHNI-ANDROS ( DI RSUD DR SOEDOMO TRENGGALEK )

Dian Milaraswati, 011012063 (2011) PERBANDINGAN NILAI APGAR PADA BAYI LETAK SUNGSANG YANG CARA PERSALINANNYA DITENTUKAN BERDASARKAN SKOR ZATUCHNI-ANDROS ( DI RSUD DR SOEDOMO TRENGGALEK ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5. RINGKASAN.pdf

Download (111kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 115-14 Mil p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persalinan sungsang adalah persalinan untuk melahirkan janin yang membujur dalam uterus dengan bokong atau kaki pada bagian bawah dimana bokong atau kaki akan dilahirkan terlebih dahulu. Bentuk persalinan letak sungsang bisa secara transvaginal dan transabdominal (seksio sesarea). Untuk menurunkan angka kematian perinatal dan untuk menurunkan angka bedah sesar pada persalinan sungsang genap bulan, Zatuchni dan Andros mengembangkan suatu skor untuk memilih cara persalinan apakah pervaginam atau bedah sesar. Di RSUD dr Soedomo Trenggalek, pada tahun 2009 terdapat 123 kelahiran letak sungsang aterm yang diantaranya 55 orang melahirkan secara pervaginam dan 68 orang secara perabdominal (SC). Nilai APGAR menit I bayi yang lahir pada letak sungsang aterm ditemui 79 bayi (64%) mempunyai nilai APGAR kurang dari 7. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kembali apakah cara persalinan skor Zatuchni Andros berpengaruh terhadap nilai APGAR bayi yang dilahirkan dengan cara menganalisis perbandingan nilai APGAR pada bayi letak sungsang yang cara persalinannya ditentukan berdasarkan skor Zatuchni Andros Penelitian ini bersifat analitik dengan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang bersalin dengan letak sungsang dengan kriteria kehamilan aterm (≥ 37 minggu). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 107 ibu bersalin. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengunpul data. Uji yang digunakan adalah two sample independent test pada data yang berdistribusi normal dan uji Mann whitney pada data yang berdistribusi tidak normal dengan nilai α = 0,05. Hasil uji two sample independent test analisa perbandingan nilai APGAR pada bayi letak sungsang yang dilahirkan secara pervaginam pada skor Zatuchni Andros ≤ dan Skor Zatuchni Andros > 4 didapatkan beda yang signifikan (p-value = 0,000). Man Whitney analisa perbandingan nilai APGAR pada bayi letak sungsang yang dilahirkan secara pervaginam dan perabdominal pada skor Zatuchni Andros ≤ 4 didapatkan beda yang signifikan (p-value = 0,005). T-test perbandingan nilai APGAR pada bayi letak sungsang yang dilahirkan secara pervaginam dan perabdominal pada skor Zatuchni Andros > 4 tidak didapatkan beda (p-value = 0,665) Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa cara persalinan berdasarkan skor Zatuchni Andros berpengaruh terhadap nilai APGAR bayi yang dilahirkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 115 / 14 Mil p
Uncontrolled Keywords: APGAR
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
Dian Milaraswati, 011012063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBaksono Winardi,, dr. Sp.OG (K),UNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 04 Apr 2014 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 07:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18746
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item