HUBUNGAN FAKTOR INTERN DENGAN PERAN SERTA KADER DALAM DETEKSI DINI RISIKO KEHAMILAN DI KELURAHAN PACAR KELING KECAMATAN TAMBAKSARI KOTA SURABAYA

CHOLIS, 011012064 (2011) HUBUNGAN FAKTOR INTERN DENGAN PERAN SERTA KADER DALAM DETEKSI DINI RISIKO KEHAMILAN DI KELURAHAN PACAR KELING KECAMATAN TAMBAKSARI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5. ABSTRAK .pdf

Download (155kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 116-14 Cho h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (856kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peran serta kader adalah bentuk bantuan kader dalam pelaksanaan upaya kesehatan preventif, promotif, dan rehabilitatif dalam bentuk bantuan tenaga, dana, sarana, prasarana serta bantuan moralitas sehingga tercapai tingkat kesehatan yang optimal. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah faktor intern (usia, pendidikan, pengetahuan, pengalaman dan penghargaan). Masalah dalam penelitian ini adalah di Puskesmas Pacar Keling peran serta kader dalam deteksi dini risiko kehamilan adalah 10% pada tahun 2010, kemudian pada tahun 2011 dari bulan Januari sampai bulan Agustus yaitu 3%, hal ini menandakan bahwa deteksi dini risiko kehamilan masih sangat kurang, jauh dari target yang ditetapkan oleh dinkes jatim yaitu 20%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor intern dengan peran serta kader dalam deteksi dini risiko kehamilan di Kelurahan Pacar Keling Kecamatan Tambaksari Kota surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan besar sampel 53 responden dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Cara pengolahan data menggunakan uji Chi Square (χ2) dan untuk menghitung besarnya korelasi digunakan analisis korelasi yaitu Coeffisien Contingensi (C). Hasil analisa data untuk mengetahui hubungan faktor intern dengan peran serta kader dalam deteksi dini risiko kehamilan dengan hasil Chi Square (χ2) dan Coeffisien Contingensi (C) untuk usia 0,146 (p=0,563), pendidikan 0,332 (p=0,037), pengetahuan 0,359 (p=0,020), pengalaman 0,337 (p=0,020) dan penghargaan 0,327 (p=0,027) Kesimpulan penelitian ini, sebagian besar responden tidak aktif dalam deteksi dini risiko kehamilan. faktor yang mempengaruhinya adalah pendidikan, pengetahuan, pengalaman dan penghargaan. Dengan demikian disarankan memilih calon kader yang mempunyai pendidikan lebih tinggi, untuk meningkatkan pengetahuan kader diberikan pelatihan khususnya tentang deteksi dini risiko kehamilan, dan untuk meningkatkan pengalaman, kader diberikan penghargaan atas tanda jasanya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 116 / 14 Cho h
Uncontrolled Keywords: KEHAMILAN
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
CHOLIS, 011012064UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudi Prasetyo, Dr., dr., Sp.OGUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 04 Apr 2014 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 08:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18747
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item