HUBUNGAN ANTARA ONSET TERJADINYA PREEKLAMPSIA RINGAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI ATERM PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI RSUD DR. M. SOEWANDHIE SURABAYA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2012

RISA AYU ARUM SARI, 010912041 (2013) HUBUNGAN ANTARA ONSET TERJADINYA PREEKLAMPSIA RINGAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI ATERM PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI RSUD DR. M. SOEWANDHIE SURABAYA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2012. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
6. ABSTRAK.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 218-14 Sar h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Preeklampsia menyumbang kematian ibu sebesar 46% sedangkan kematian pada bayi sebesar 65%. Manifestasi klinis dari preeklampsia memiliki spektrum yang luas, dari preeklampsia ringan hingga preeklampsia berat yang menyebabkan kematian maternal. Berdasarkan waktu timbulnya gejala klinis, ada preeklampsia ringan yang timbul kurang dari 34 minggu dan preeklampsia ringan yang timbul lebih dari atau sama dengan 34 minggu. Ada perbedaan berat badan bayi yang dilahirkan dari dua kelompok ini. Arshad et al., (2011) telah membuktikan preeklampsia tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berat badan bayi lahir aterm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara onset terjadinya preeklampsia ringan dengan berat badan lahir bayi aterm pada ibu primigravida di RSUD Dr. M. Soewandhie Surabaya periode Januari – Desember 2012. Penelitian ini merupakan analitik dengan desain cross sectional. Populasinya adalah ibu primigravida dengan preeklampsia ringan yang baru melahirkan bayi aterm (37-40 minggu) sebanyak 62 sampel. Besar sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling, diambil dari status medik pasien dan kunjungan ke rumah ibu. Sehingga didapatkan besar sampel sebanyak 44 sampel dikarenakan untuk kunjungan rumah dalam pengumpulan data primer banyak alamat yang tidak sesuai dengan alamat yang tertera pada rekam medik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05, menggunakan program SPSS versi 18 for windows. Hasil penelitian dengan uji statistik chi square (x2), terdapat sel yang nilai expected-nya kurang dari 5 ada 25% jumlah sel. Oleh karena itu, uji yang dipakai adalah uji alternatifnya, yaitu uji Fisher. Hasil uji Fisher nilai Significancy adalah lebih kecil dari 0,0001 (p-value <0,0001). Karena p-value <0,0001 lebih kecil dari α = 0,05, maka H0 ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara onset terjadinya preeklampsia ringan pada ibu primigravida dengan berat badan lahir bayi aterm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 218 / 14 Sar h
Uncontrolled Keywords: PREEKLAMPSIA
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
RISA AYU ARUM SARI, 010912041UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAtika,, S.Si. M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 17 Apr 2014 12:00
Last Modified: 07 Sep 2016 08:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18763
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item