ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN DIAGNOSIS PASIEN KANKER SERVIKS DI POLI ONKOLOGI SATU ATAP RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

WENNI RACHMAWURI, 010912032 (2013) ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN DIAGNOSIS PASIEN KANKER SERVIKS DI POLI ONKOLOGI SATU ATAP RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
6. RINGKASAN.pdf

Download (170kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 233-14 Wur a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di Indonesia, diperkirakan 40 ribu kasus baru kanker mulut rahim ditemukan setiap tahunnya. Data dari Poli Onkologi Ginekologi Satu Atap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, kanker serviks merupakan kasus terbanyak ke dua (setelah kanker payudara). Mayoritas pasien terlambat ke pelayanan kesehatan sehingga juga menyebabkan keterlambatan diagnosis, sehingga pengobatan dan perawatannya lebih sulit. Keterlambatan ini bisa disebabkan oleh keterlambatan pemeriksaan, rasa takut, rasa malu, kepercayaan terhadap pengobatan, status ekonomi, jarak tempat pengobatan, jaminan atau penanggungan biaya. Tujuan penelitian, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengahruhi keterlambatan diagnosis pasien kanker serviks di POSA RSUD Dr. Soetomo Surabaya Tahun 2013. Metode penelitian, analitik observasional, pendekatan cross section. Populasi sebanyak 96 orang penderita kanker serviks stadium dini maupun lanjut. Pengambilan sampel, teknik accidental sampling di POSA, tanggal 6 - 25 Mei 2013. Variabel independen, faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan diagnosis dan variabel dependen keterlambatan diagnosis. Instrumen penelitian kuisioner dan wawancara. Analisis data, uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penderita berusia ≥35 tahun, berpendidikan tinggi, dan pegawai swasta. Faktor-faktor yang terbukti berpengaruh : keterlambatan pemeriksaan (P=0.004; OR = 3,870, P=0.011, P=0.011). Faktor-faktor yang tidak berpengaruh : rasa takut (P=0.428), rasa malu (P=0.118), kepercayaan pengobatan (P=0.308), status ekonomi (P=0.374), jarak tempat pengobatan (P=0.259), penanggungan biaya (P=0.971), faktor kebutuhan (P=0.349). Kesimpulan, adanya keterlambatan diagnosis dipengaruhi oleh keterlambatan pemeriksaan. Sehingga diharapkan adanya kerjasama dari tenaga kesehatan, departmen kesehatan, YKI agar lebih meningkatkan penyuluhan serta pelaksanaan deteksi dini kanker serviks seperti papsmear dan IVA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 233 / 14 Wur a
Uncontrolled Keywords: KANKER SERVIKS
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
WENNI RACHMAWURI, 010912032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudiono,, dr, M.Kes,UNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 17 Apr 2014 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18777
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item