PERBEDAAN PELAKSANAAN PERAWATAN METODE KANGURU KONTINYU DAN INTERMITTEN TERHADAP HASIL PENINGKATAN PEMBERIAN ASI PADA BAYI DENGAN BBLR DI RSUD JOMBANG

Vina Zunita Simaheira, 011112084 (2013) PERBEDAAN PELAKSANAAN PERAWATAN METODE KANGURU KONTINYU DAN INTERMITTEN TERHADAP HASIL PENINGKATAN PEMBERIAN ASI PADA BAYI DENGAN BBLR DI RSUD JOMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
6. RINGKASAN.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 178--14 Sim p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Manfaat dari pelaksanaan perawatan metode kanguru (PMK) diantaranya adalah meningkatkan pemberian ASI. Pada bayi BBLR banyak ditemukan faktor resiko salah satunya, masalah pemenuhan ASI. ASI sangat penting bagi bayi BBLR karena kandungannya baik untuk tumbuh kembang bayi, juga mudah diserap oleh tubuh bayi BBLR. Dengan menggunakan PMK dapat membantu bayi mendapat ASI secara on demand, proses skin to skin juga dapat meningkatkan bonding attachment dengan ibu. Masalah dari penelitian ini yaitu bayi dengan BBLR merupakan penyebab kematian neonatal paling banyak di Kabupaten Jombang, angka kejadiannya sebanyak 751, sekitar 56,8 %. Di RSUD Jombang banyak menangani kasus BBLR, diantaranya terdiri dari 362 pasien yang langsung datang ke rumah sakit, dan 224 dari rujukan seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara PMK kontinyu dan intermitten dengan hasil peningkatan pemberian ASI pada bayi dengan BBLR di RSUD Jombang. Metode penelitian ini, analitik yang berdesain cross secsional. Populasinya adalah bayi dengan BBLR yang dirawat di RSUD Jombang sesuai karakteristik penelitian. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Besar sampel 33 responden Variabel independen PMK Kontinyu dan intermitten , variabel dependen hasil peningkatan pemberian ASI. Instrumen yang digunakan lembar pengumpul data. Sumber data, data primer. Analisis data dengan Uji chi square dengan α = 0,05. Hasil penelitian dari 33 responden bayi BBLR adalah sebanyak 77,8 % pelaksanaan PMK kontinyu yang hasil peningkatan pemberian ASInya optimal, dan sebesar 22, 2 % pelaksanaan PMK kontinue hasilnya tidak optimal, serta terdapat perbedaan antara PMK kontinyu dan intermitten dengan hasil peningkatan pemberian ASI. Hasil uji Chi square , p = 0,022 yang menunjukkan ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat perbedaan pelaksanaan perawatan metode kanguru kontinyu dan intermitten terhadap hasil peningkatan pemberian ASI pada bayi dengan BBLR di RSUD Jombang. Untuk meningkatkan pemberian ASI diharapkan ibu dapat menyusui bayinya secara adekuat dengan menerapkan PMK secara kontinyu di rumah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 178 / 14 Sim p
Uncontrolled Keywords: PERAWATAN METODE KANGURU
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Vina Zunita Simaheira, 011112084UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Utami,, S.Kp, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 22 Apr 2014 12:00
Last Modified: 09 Sep 2016 09:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18796
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item