PENGARUH PEMBERIAN KOMUNlKASI INFORMASI EDUKASI TERHADAP PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI FARIDA HAJRI SURABAYA

Yuni Nurchasanah, 011112087 (2013) PENGARUH PEMBERIAN KOMUNlKASI INFORMASI EDUKASI TERHADAP PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI FARIDA HAJRI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
6. RINGKASAN .pdf

Download (586kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 189-14 Nur p.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah permulaan bayi menyusu sendiri segera setelah lahir. Pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya lingkungan, tenaga kesehatan, dukungan sosial dan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai IMD yang diberikan pada ibu hamil pada kunjungannya di kehamilan aterm terhadap pelaksanaan IMD di Bidan Praktik Mandiri Farida Hajri Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental. Terdapat 2 kelompok yang menjadi responden yang masing masing berjumlah 16 orang yaitu kelompok perlakuan yang mendapatkan KIE beserta leaflet mengenai IMD dan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan KIE maupun leaflet. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini yaitu pemberian KIE sebagai varia bel independent dan pelaksanaan IMD sebagai variable dependen. Penelitian ini menggunakan instrument berupa checklist pemberian KIE dan pelaksanaan IMD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan pelaksanaan IMD pada kelompok yang mendapat KIE dan tidak mendapat KIE yang ditunjukkan oleh Uji statistik Mann Whitney dengan nilai P-value 0,010. Nilai mean kelompok yang mendapat KIE lebih besar daripada yang tidak mendapat KIE (20.38> 12.62) .. Untuk mengetahui pengaruh dilakukan uji regresi logistik biner dan didapatkan nilai P-value 0,035 (el 95%, l.l28-27.523) yang berarti pemberian KIE secara signifikan memberikan pengaruh terhadap pelaksanaan IMD. Probabilitas responden yang diberi KIE untuk tidak melakukan IMD adalah sebesar 2,3%. Saran untuk petugas kesehatan untuk mengikuti pelatihan IMD agar mendapatkan informasi dan kesamaan persepsi mengenai pelaksanaan IMD agar dapat meningkatkan keberhasilan program IMD mengingat pentingnya IMD bagi ibu, bayi juga masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 189 / 14 Nur p
Uncontrolled Keywords: INISIASI MENYUSU DINI
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsEmail
Yuni Nurchasanah, 011112087UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Ardian C.L, dr. ., Sp.OGUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 23 Apr 2014 12:00
Last Modified: 05 Jul 2017 21:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18807
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item