PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PERBAIKAN STATUS GIZI PADA KELOMPOK BALITA YANG MENDAPAT PMT

NOVI IKA PUSPITARINI, 010912075 (2010) PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PERBAIKAN STATUS GIZI PADA KELOMPOK BALITA YANG MENDAPAT PMT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. RINGKASAN.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 253-14 Pus p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pencapaian Indonesia sehat 2015 program pangan dan gizi memiliki tujuan yaitu meningkatkan ketersediaan pangan yang cukup dan kualitas yang memadai serta tersedia sepanjang waktu yaitu peningkatan bahan pangan, penganekaragaman dan pengembangan produksi pangan, meningkatkan pelayanan gizi untuk mencapai keadaan gizi yang baik dalam upaya perbaikan status gizi untuk mencapai hidup sehat (Depkes RI, 2003). Secara umum status gizi anak balita membaik pada peri ode 19902000, angka prevalensi gizi buruk dan gizi kurang menurun dari 31,0% menjadi 24,5%. Namun periode 2000-2005 terjadi peningkatan yaitu dari 21,6% menjadi 24,5%. Hal ini terutama karena terjadi peningkatan gizi buruk dari 6,8% menjadi 9,7%. Hasil Riskesdas 2007 terjadi perbaikan, gizi buruk balita menu run menjadi 5,4%. Program perbaikan gizi sebenarnya telah diupayakan sejak lama baik melalui Pokbang, program Puskesmas maupun Kegiatan Posyandu yaitu melalui 5 meja (Djoko Wijono, 2009). Salah satu upaya untuk mengatasi masalah kekurangan gizi yang dilakukan di tingkat Puskesmas dan Posyandu adalah program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, namun efektivitas pelaksanaannya masih jauh dari harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap perbaikan status gizi pada kelompok balita yang mendapatkan PMT. Metode penelitian ini, analitik yang berdesain kohort. Populasinya adalah balita yang teridentifikasi mengalami masalah kurang gizi dan mengikuti program PMT-Pemulihan Gizi periode Oktober-Desember 2010 dengan kriteria tertentu dengan tehnik sampling putposive sampel dengan kriteria inklusi sehingga diperoleh jumlah sampel sebesar 42 balita yang dibagi dalam 2 kelompok. Terdiri dari 2 variabel, variable independent: pemberian penyuluhan pada kelompok balita yang mendapatkan PMT, variable dependent: perbaikan status gizi balita pada kelompok balita yang mendapatkan PMT. Pengumpulan data dilakukan dengan penimbangan BB dan pengukuran TB secara langsung. Data yang sudah lengkap dianalisis menggunakan T-Test 2 sampeJ independent dengan tingkat signifikansi (a) 5%. Hasil perhitungan T -test 2 sampel independent tidak menunjukkan hasil a='0,05 dan p=O.lll. Kesimpulan peneHtian ini, tidak ada pengaruh penyuluhan terhadap perbaikan status gizi pada kelompok balita yang mendapatkan PMT.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK. BID 253-14 Pus p
Uncontrolled Keywords: GIZI
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NOVI IKA PUSPITARINI, 010912075UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHERMINA HUMUNE,, S.Kp, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 07 May 2014 12:00
Last Modified: 15 Sep 2016 09:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/18841
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item