MANAJEMEN PAKAN ALAMI Thalassiosira sp. PADA PEMELIHARAAN BENUR UDANG VANAMEI DI PT. CENTRAL PERTIWI BAHARI, SITUBONDO

MAISA SARI, 141211133063 (2015) MANAJEMEN PAKAN ALAMI Thalassiosira sp. PADA PEMELIHARAAN BENUR UDANG VANAMEI DI PT. CENTRAL PERTIWI BAHARI, SITUBONDO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-sarimaisa-37681-5.ringk-n.pdf

Download (627kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PKL.PK.BP. 83-15 Sar m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vanamei (Litopenaeus vannamei) yang juga dikenal sebagai udang putih merupakan spesies introduksi yang dibudidayakan di Indonesia yang berasal dari perairan Amerika Tengah. Pembenihan udang vanamei sering menimbulkan rendahnya kualitas benur akibat pemberian pakan yang tidak sesuai. Pakan alami merupakan salah satu input penting yang mempengaruhi keberhasilan suatu budidaya. Salah satu jenis pakan alami yang dapat dimakan oleh benur udang vanamei yaitu dari jenis diatom. Thalassiosira sp. merupakan jenis diatom laut yang paling umum digunakan sebagai sumber pakan alami pada tahap kultur larva udang karena kandungan proteinnya tinggi. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di PT. Central Pertiwi Bahari, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada tanggal 12 Januari – 20 Februari 2015 dengan tujuan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan lapangan tentang manajemen pakan alami Thalassiosira sp. pada pemeliharaan benur udang vanamei. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode diskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan partisipasi aktif. Manajemen pakan pada udang vanamei dilakukan dengan pemberian pakan alami Thalassiosira sp. yang ditambah dengan jenis pakan alami fitoplankton yaitu Chaetoceros sp. dan Tetraselmis sp., pada zooplankton adalah Artemia dan pada pakan buatan yang digunakan adalah spirulina bubuk, EZ Larva 1, EZ Larva 2, CP 00, CP 01, CP 02, CP 03, dan flake yang diberikan secara berkala dan terjadwal. Proses manajemen pakan dimulai dari pemilihan jenis pakan yang sesuai dengan larva udang vanamei (Litopenaeus vannamei), kandungan nutrisi dalam pakan, cara penyimpanan pakan, pemberian dosis pakan, dan jadwal pemberian pakan. Manajemen pakan juga perlu didukung dengan adanya pengontrolan kualitas air yang baik agar tidak terjadi hambatan dalam proses manajemen pakan pada pemeliharaan larva udang vanamei (Litopenaeus vannamei). Hambatan yang ditemui dalam manajemen pakan pada pemeliharaan udang vanamei (Litopenaeus vannamei) adalah terjadinya kontaminan pada kultur algae. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi hal ini yaitu membuang algae yang sudah terkontaminasi dan melakukan kultur baru untuk menambah stok algae yang tersisa sehingga kebutuhan untuk pakan alami larva tetap terpenuhi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP. 83-15 Sar m
Uncontrolled Keywords: FISHES FEED AND FEEDINGS
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF456-458.83 Fishes. Aquariums
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
MAISA SARI, 141211133063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dewi Masithah, Dr. Ir., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 27 Jul 2015 12:00
Last Modified: 25 Jul 2016 09:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/192
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item