JUMLAH SEL RADANG PADA PERIODONTITIS AGRESIF TIKUS WISTAR JANTAN SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L)

MEYVIA RIFKA R, 021111082 (2014) JUMLAH SEL RADANG PADA PERIODONTITIS AGRESIF TIKUS WISTAR JANTAN SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (190kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Capsaicin yang terkandung dalam buah cabai rawit (Capsicum frutescens L) memiliki kemampuan anti-inflamasi dengan mengaktifasi reseptor capsaicin yaitu TRPV-1. Capsaicin salah satu bahan alami yang dapat mempengaruhi proses inflamasi pada periodontitis agresif dengan induksi bakteri Actinobacillus actinomycetemcomitans dan berpotensi menurukan jumlah sel radang pada proses inflamasi periodontitis agresif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah cabai rawit (Capsicum frutescens L) terhadap jumlah sel makrofag dan neutrofil pada tikus Wistar jantan dengan periodontitis agresif. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris desain analisis observasi cross section. Sampel terdiri dari 6 group dengan 4 ekor tikus pada kelompok kontrol dan 5 ekor tikus untuk kelompok perlakuan. Kelompok pertama dengan induksi Aquadest dan 0.9% NaCl sebagai kelompok kontrol negatif, kelompok kedua diinduksi dengan bakteri Actinobacillus actinomycetemcomitans serotipe b 108 CFU sebagai kelompok kontrol positif. 4 Kelompok perlakuan diinduksi dengan Actinobacillus actinomycetemcomitans serotipe b 108 CFU dan ekstrak buah cabai rawit (Capsicum frutescens L) dengan 2 dosis yaitu 164 mg/kgBB dan 87,2 mg/kgBB selama 3 hari dan 7 hari (p.o). Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada masing-masing kelompok (p<0.05) dengan menggunakan ANOVA. Kesimpulan: Pemberian ekstrak buah cabai rawit(Capsicum frutescens L) dengan dosis 164 mg/kgBB dan 87,2 mg/kgBB selama 3 hari dan 7 hari dapat menurunkan jumlah sel neutrofil dan sel makrofag pada periodontitis agresif tikus Wistar jantan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 94/15 Mey j
Uncontrolled Keywords: PERIODONTITIS; CAPSAICIN; ANTI-INFLAMATORY AGENTS
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MEYVIA RIFKA R, 021111082UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRini Devijanti Ridwan, Dr, , drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 29 Jan 2015 12:00
Last Modified: 27 Jul 2016 07:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/19442
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item