EFEK ANTIINFLAMASI INFUSUM DAUN PEGAGAN (Centella asiatica [L] Urban) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) : Eksperimental Laboratoris

MICHAEL HARIN, 020313259 (2007) EFEK ANTIINFLAMASI INFUSUM DAUN PEGAGAN (Centella asiatica [L] Urban) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) : Eksperimental Laboratoris. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-harinmicha-5126-kg7007-t.pdf

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-harinmicha-5126-kg7007.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap khasiat Infusum Pegagan (Centella asiaiica [L] Urban) dengan metode pengujian berdasarkan simtom inflamasi dengan metode induksi oedema pada telapak kaki tikus. Tanaman ini dipilih karena banyak dijumpai di Indonesia dan pemanfaatan khasiatnya masih kurang di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya efek antiinflamasi pada masing-masing konsentrasi Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban). Metode penyajian yang dipakai adalah pengukuran volume edema pada telapak kaki tikus dengan menggunakan alat pletismometer. Dalam metode ini dibagi menjadi 5 kelompok - Kelompok I, tikus diberi aquades sebagai kontrol, sebanyak I ml/100 g berat badan per oral. - Kelompok II, tikus diberi aspirin sebagai pembanding, sebanyak 1 ml/l00 g berat badan per oral. - Kelompok III, tikus diberi Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 10%, sebanyak 1 ml/l00 g berat badan per oral. - Kelompok IV, tikus diberi Infusum Pegagan (Centella asiatica [LJ Urban) 20%, sebanyak 1 ml/100 g berat badan per oral. - Kelompok V, tikus diberi Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 40%, sebanyak 1 ml/l00 g berat badan per oral. Setelahnya kaki kiri masing-masing kelompok tikus disuntik karagenin 1% sebanyak 0,05 ml secara intraplantar. Efek antiinflamasi diperlihatkan dengan adanya penurunan volume edema pada telapak kaki tikus yang diukur dengan menggunakan alat pletismometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara kelompok tikus yang diberi aquades (kontrol) dengan kelompok tikus yang diberi aspirin (pembanding), infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 10%, 20%, dan 40%. Ini berarti bahwa aspirin, infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) konsentrasi 10%, 20%, dan 40% mempunyai efek antiinflamasi dibandingkan dengan aquades (kontrol). Dan juga didapatkan bahwa ada perbedaan bermakna antara kelompok tikus yang diberi aspirin (pembanding) dengan kelompok tikus yang diberi Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 10%, 20%, dan 40%. Dalam penelitian ini Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 10%, 20%, dan 40% mempunyai efek antiinflamasi yang relatif sama. Tetapi kemampuan menurunkan edema Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) tidak sekuat atau seefektif aspirin. Hal ini dilihat pada perbandingan efek antiinflamasi aspirin dan Infusum Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) 10%, 20%, dan 40%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG.70/07 Har e
Uncontrolled Keywords: Centella asiatica [L] Urban ; Rattus norvegicus
Subjects: Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MICHAEL HARIN, 020313259UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorWisnu Setyari Yuliastuti, drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorHendrik S B, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 24 Aug 2007 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 09:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/19683
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item