KETINGGIAN MAXILLARY ALVEOLAR RIDGE PADA GAMBARAN RADIOGRAFIK PANORAMIK PASIEN PRIA TIDAK BERGIGI

NANDA RACHMAD PUTRA GOFUR, 021111030 (2015) KETINGGIAN MAXILLARY ALVEOLAR RIDGE PADA GAMBARAN RADIOGRAFIK PANORAMIK PASIEN PRIA TIDAK BERGIGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2015-gofurnanda-35459-4.abstr-k.pdf

Download (287kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang : Radiografi panoramik merupakan teknik radiografi ekstraoral untuk menghasilkan sebuah gambaran struktur wajah yang meliputi kedua rahang. Salah satu struktur yang terlihat pada radiografi panoramik adalah alveolar ridge. Pasien dengan rahang tidak bergigi dapat mengalami penurunan ketinggian struktur alveolar ridge akibat hilangnya seluruh gigi. Penurunan ketinggian terjadi karena struktur ini mengalami resorpsi fisiologis secara perlahan akibat tidak adanya stimulus gaya mekanis dari oklusal gigi yang diteruskan melalui akar gigi ke tulang alveolar. Kehilangan seluruh gigi pada pria dan ketinggian maxillary alveolar ridge dapat diamati melalui radiografi panoramik. Tujuan : Mengetahui nilai ketinggian maxillary alveolar ridge melalui pengamatan radiografik panoramik pada pasien pria tidak bergigi. Metode : Penelitian ini adalah observasional cross sectional. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran ketinggian maxillary alveolar ridge pada 22 foto panoramik pria, dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok bergigi dan tidak bergigi. Pengukuran dilakukan dari jarak antara titik paling bawah ridge infraorbital dan alveolar crest pada maksila di tiga titik, yaitu titik insisif, titik premolar, dan titik molar, oleh tiga orang pengamat, kemudian diambil rata – ratanya. Hasil : Besaran nilai rata-rata kelompok bergigi memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok tidak bergigi di masing – masing titik. Simpulan : Hasil pengukuran nilai maxillary alveolar ridge pada kelompok pria tidak bergigi didapatkan nilai rata-rata sebesar 38,45 mm di titik molar, 41,53 mm di titik premolar, dan 42,58 mm di titik insisif. Kelompok pria bergigi memiliki rata – rata sebesar 50,72 mm di titik molar, 53,01 mm di titik premolar, dan 54,15 mm di titik insisif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 48/15 Gof k
Uncontrolled Keywords: MAXILLARY ALVEOLAR RIDGE;RADIOGRAPHIC PANORAMIC
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NANDA RACHMAD PUTRA GOFUR, 021111030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorOtty Ratna Wahyuni, drg., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 05 Feb 2015 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 10:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/19834
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item