NILAI ZONA HAMBAT BEBERAPA KONSENTRASI EKSTRAK BUNGA CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS

EKA FEBRI AYU SANTINA DEWI, 021111159 (2015) NILAI ZONA HAMBAT BEBERAPA KONSENTRASI EKSTRAK BUNGA CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2015-dewiekafeb-38931-4.abstr-k.pdf

Download (211kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang Tanaman cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan tanaman perkebunan atau industri berupa pohon dengan famili Myrtaceae. Minyak cengkeh mengandung eugenol sebanyak 78-98 %. Bunga cengkeh ini mempunyai khasiat dan beberapa komponen aktif yang terkandung di dalam bunga cengkeh yaitu bahan aktif utama Eugenol yang banyak dimanfaatkan sebagai antibakteri dan antimikroba. Salah satu spesies bakteri yang dominan dalam mulut yaitu bakteri Streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab utama timbulnya karies gigi. Minyak astiri cengkeh juga resisten terhadap penisilin dan kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi pada konsentrasi 0,025 mg/mL. Tujuan Untuk mengetahui nilai zona hambat Streptococcus mutans terhadap beberapa konsentrasi ekstrak bunga cengkeh. Metode Pembuatan kultur Streptococcus mutans yang setara dengan 0,5 dengan Mc Farland. Setelah itu dilakukan goresan pada penanaman terhadap media TYC padat dengan cara mengambil satu ose. Penelitian ini dibagi menjadi lima kelompok konsentrasi ekstrak bunga cengkeh dan satu kelompok kontrol Aquadest dengan dua replikasi. Metode yang digunakan adalah difusi dengan paper disk yang sudah diberi ekstrak bunga cengkeh. Media diinkubasi 2x24 jam lalu diukur diameter zona bening (zona hambat). Hasil Penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5% menggunakan uji analisis Kruskall Wallis (p>0.05). Simpulan Ekstrak bunga cengkeh (Syzygium Aromaticum) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans pada konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5%. Namun pada masingmasing konsentrasi tidak terdapat perbedaan yang bermakna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 156/15 Dew n
Uncontrolled Keywords: CLOVE TREE; STREPTOCOCCUS MUTANS
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
EKA FEBRI AYU SANTINA DEWI, 021111159UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIndah Listiana K., Dr., drg., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 16 Nov 2015 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 07:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/19857
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item