KONSEP SIX SIGMA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK KOTATSU PADA PT. CEKA JAWA INDUSTRI (GRESIK)

FEBRINA, 040318381 (2007) KONSEP SIX SIGMA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK KOTATSU PADA PT. CEKA JAWA INDUSTRI (GRESIK). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-febrina-9302-a2108-k.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
1994.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Ceka Jawa Industri adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furniture khususnya office furniture. Sebagai sebuah perusahaan yang sebagian besar output-nya yaitu sebesar 70% merupakan komoditi ekspor khususnya Jepang, dan beroperasi dengan sistem job order yang mana berkenaan langsung dengan kepuasan konsumen, maka kualitas merupakan prioritas utama yang harus selalu ditingkatkan oleh perusahaan. Kepuasaan dan keloyalan pelanggan yang merupakan suatu keunggulan bersaing akan tercipta jika perusahaan menghasilkan produk dengan kualitas baik dan terjamin serta sesuai dengan perspektif pelanggan. Masalah kualitas berkaitan erat dengan variasi terhadap proses dan defect, kualitas produk yang dihasilkan dilihat dari jumlah defect dan variasi proses yang kecil. Six Sigma merupakan sebuah sistem yang komprehensif dan flexibel untuk mencapai dan memaksimalkan proses bisnis yang berfokus pada pemahaman akan kebutuhan pelanggan atas kualitas dengan menuju tingkat zero defect. Penerapan Six Sigma pada PT. Ceka Jawa Industri diterapkan dengan menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Penelitian ini difokuskan pada produk Kotatsu. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa proses pembuatan top table merupakan proses inti yang berkontribusi banyak terhadap adanya defect, sehingga pengamatan mendalam dilakukan pada proses pembuatan top table tersebut. Data internal perusahaan dalam periode Juni – Juli 2007 menunjukkan bahwa defect scratch memiliki persentase 34,13% dari total defect. Melalui perhitungan yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai kapabilitas Sigma produk Kotatsu sebesar 4,14 dengan nilai DPMO (Defect per Million Opportunities) 4.190, yang dapat diartikan bahwa dari sejuta kesempa:an yang ada akan terdapat 4.190 kemungkinan proses produksi Kotatsu belum mampu menghasilkan produk top table yang bebas cacat sesuai spesifikasi buyer. Kondisi tersebut masih jauh dari target perusahaan dalam mencapai defect 1%, namun dengan penerapan quality improvement program diharapkan defect dapat berkurang sehingga nilai DPMO menurun dan kapabilitas Sigma dapat meningkat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A. 21 08
Uncontrolled Keywords: kualitas, Six Sigma, defect, DMAIC.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
FEBRINA, 040318381UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHamidah, Dra.,Hj.,M.Si.,AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 19 May 2009 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 16:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1994
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item