DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper Bede Linn)TERHADAP BAKTERI Vibrio harveyi SECARA IN VITRO

SARIFAH YULI KURNIASARI, 060210064P (2007) DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper Bede Linn)TERHADAP BAKTERI Vibrio harveyi SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-kurniasari-9686-khbp07-k.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-kurniasari-9407-khbp07-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang merupakan salah satu komoditi ekonomi penting di pasar internasional. Permintaan benih yang tinggi tidak dapat terpenuhi dikarenakan rendahnya kelulushidupan post larva dan juvenil udang, yang disebabkan adanya intisi bakteri patop Vibrio horveyi. Pengendalian penyakit dalam akuakultur dengan antibiotik dapat menimbulkan masalah resistensi sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai alternatif penggunaan obat- alami- tanpa menimbulkan :resistensi. Penelitian ini mencoba untuk menemukan alternatif penggunaan zat antibakteri dengan menggunakan bahan kimia alami yang dipero1eh dari tanaman obat daun sirih (Piper Betle Linn.) untuk menekan keberadaan bakteri Vibrio haneyi; secara in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) dari ekstrak daun sirih tabadap bakteri Vibrio harveyi. Penetitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2007" di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dan Laboraotorium Fitokimia Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. menggunakan Rancangan Acak (RAL) dengan 12 perlakuan dan tiga ka1i ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Minimum Inhibitory Concentrotion (MIC) dan Minimum Boctericidal Concentration (MBC) dan ekstrak daun sirih. Hasil pengamatan dianalisis menggunkan analisis varian (ANAVA). Hasil pene1itian menunjukan bahwa ekstrak daun sirih mempunyai daya antibakteri terbadap bakteri Vibrio horveyi secara in vitro. Berdasarkan hasil uji Minimmn Inhibitory concentration (MIC) ekstrak daun sirin efektif menghambat pertumbuhan bakteri vibrio harveyi pada konsentrasi 0,19 % dan berdasarkan hasil uji Minimum Bactericidal Concentration (MBC). ekstrak daun sirih efektif membunuh bakteri Vibrio harveyi pada konsen.trasi 0.39 %. Daya antibakteri suatu bahan antibakteri dipengaruhi oleh kualitas dari bahan antibakteri, konsentrasi daya larut, batas kadaluarsa, kepadatan bakteri atau jumlah mikroorganisme media kultur ,suhu inkubasi dan spesies dari mikroorganisme.Penelitian ini merekomendasikan untuk mengetahui efek lebih lanjut dari ekstrak daun sirih terhadap bakteri Vibrio harveyi secara in vivo ,sehingga dapat diketahui efektivitas ekstrak daun sirih dalam menekan populasi bakteri Vibrio harveyi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 07/07 Kur d
Uncontrolled Keywords: ANTIBAKTERI
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SARIFAH YULI KURNIASARI, 060210064PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWahyu Tjahjaningsih, r.,MSiUNSPECIFIED
ContributorNanik Sianita, W.SU.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 07 Apr 2009 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 20:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20199
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item