PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP SINTASAN BENIH IKAN LELE (Clarias batrachus Linn) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila

SANTI WEDAYATI, 060110007 (2006) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP SINTASAN BENIH IKAN LELE (Clarias batrachus Linn) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-wedayatisa-2168-khbp13-6.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-wedayatisa-2168-khbp13-6.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lele lokal (Clarias batrachus Linn) merupakan komoditas perikanan tawar yang sangat memasyarakat dan permintaanya terus meningkat. Seiring dengan perkembangan budidaya lele, masalah penyakit masih menjadi penghambat yang paling besar. Penyakit yang sering menyerang ikan lele adalah bakteri Aeromonas hydrophila yang menyebabkan hemoragic septicaemia atau Motile Aeromonas Septicaemia. Mengatasi masalah tersebut petani ikan biasanya menggunakan antibiotik atau bahan kimia, tetapi penggunaan antibiotik yang terus menerus dapat menyebabkan resistensi bakteri dan meninggalkan residu pads ikan sehingga dapat menimbulkan dampak negatif bagi konsumen. Sebagai alternatif untuk pengobatan penyakit ini disarankan menggunakan tanaman obat misalnya sambiloto (Andrographis paniculata Ness) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) sebagai obat alternatif dapat meningkatkan sintasan benih ikan lele (clarias batrachus Linn) yang telah diinfeksi Aeromonas hydrophila. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Parameter utama yang diamati adalah sintasan benih ikan lele. Sebagai parameter penunjang juga diamati kualitas air selama penelitian. Untuk pengolahan data menggunakan analisis varian dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (SPSS for windows). Dui basil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan sintasan benih ikan lele pads tiap perlakuan. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa terdapat perbedaan yang nyata diantara basil perlakuan (P<0,05). Perlakuan dengan dosis 100 ppm mempunyai rata — rata sintasan 48 %, dosis 200 ppm 96 % dan dosis 300 ppm 84 %. Perlakuan dengan dosis 200 ppm menunjukkan basil perlakuan yang terbaik dengan menunjukkan peningkatan jumlah rata - rata sintasan yang paling tinggi. Berdasarkan basil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak dawn sambiloto (Andrographis paniculata Ness) sebagai obat alternatif dapat meningkatkan sintasan benih ikan lele (clarias batrachus Linn) yang terinfeksi Aeromonas hydrophila.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP.13/06Wed p
Uncontrolled Keywords: ekstrak; daun sambiloto; andrographis paniculata ness; ikan lele; clarias batrachus linn; aeromonas hydrophila
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SANTI WEDAYATI, 060110007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWahyu Tjahjaningsih, Ir.,M.SiUNSPECIFIED
ContributorKoesnoto Soepranianondo, Dr.,MS.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 21 Sep 2006 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 11:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20204
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item