PERBANDINGAN PENGGUNAAN BENANG SILK DAN BENANG NYLON TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI ELIPS PADA KULIT TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus)

Devine Indra Ranee Larasati, 060032848 (2006) PERBANDINGAN PENGGUNAAN BENANG SILK DAN BENANG NYLON TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI ELIPS PADA KULIT TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2006-larasatide-2064-kh1250-k.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-larasatide-2064-kh125_06.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kemajuan pengetahuan ilmu bedah sejalan dengan terus dikembangkannya model jahitan dan material jahit untuk mencapai satu tujuan yaitu kemudahan dalam penggunaannya. Adanya berbagai macam model dan material jahit yang diperbarui menjadi satu tantangan bagi dokter bedah untuk memilih yang sesuai sehingga didapatkan hasil operasi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil jahitan antara benang silk dan benang nylon pada kulit tikus putih dengan luka elips. Luka dibuat pada regio gluteus dengan bentuk insisi elips berukuran panjang 3 cm dan lebar 1,5 cm. Luka dijahit dengan model jahitan matras horizontal. 15 ekor menggunakan benang silk dan 15 ekor menggunakan benang nylon. Penilaian makroskopis hasil jahitan dilakukan pada hari ke-15 pasca operasi. Banyaknya jumlah sel fibroblast, sel radang dan ketebalan kolagen yang terbentuk berdasarkan pemeriksaan histopatologis pada hari ke-5, 10 dan 15 pasca operasi. Tidak terjadi infeksi maupun terbukanya luka selama proses penyembuhan. Hasil penelitian menunjukkan secara makroskopis hasil penyatuan luka tidak ada perbedaan antara pemakaian kedua jenis benang. Tidak adanya perbedaan juga terdapat pada jumlah sel fibroblast dan sel radang. Perbedaan terjadi pada pembentukan kolagen pada hari ke-15. Penjahitan luka di kulit dengan menggunakan benang silk dari segi finansial dapat dijadikan pilihan karena secara ekonomis lebih murah dibandingkan benang nylon.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 125/06 Lar p
Uncontrolled Keywords: ANIMAL DERMATOLOGY, RATTUS NORVEGICUS
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF910.5 Veterinary orthopedics
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF911-914.4 Veterinary surgery > SF914.3-914.4 Veterinary traumatology. Veterinary emergencies
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
Devine Indra Ranee Larasati, 060032848UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Sektiari L., Dr, DEA, DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 14 Sep 2006 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 20:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20247
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item