UJI AKTIVITAS SUSPENSI WHOLE BAKTERI Bacillus thuringiensis subspesies israelensis SEROTYPE H-14 TERHADAP NYAMUK Culex pipiens fatigans DAN Aedes aegypti

HERYANTI, 060012744 (2008) UJI AKTIVITAS SUSPENSI WHOLE BAKTERI Bacillus thuringiensis subspesies israelensis SEROTYPE H-14 TERHADAP NYAMUK Culex pipiens fatigans DAN Aedes aegypti. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-heryanti-10611-abstrak-9.pdf

Download (273kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-heryanti-10314-kh18-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bacilllus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14 adalah bakteri berbentuk batang, Gram positif, membentuk spora dan secara normal terdapat di tanah. Bakteri ini menghasilkan toksin pada masa sporulasi. Toksin bakteri tersebut dikenal dengan _ endotoksin yang efektif dalam membunuh larva dan nyamuk dewasa. Toksin bakteri ini bersifat spesifik host range. Mekanisme kerja dari _ endotoksin adalah menyebabkan terhentinya aktifitas makan serangga beberapa menit setelah toksin tertelan oleh serangga target. Toksin ini berikatan pada reseptor sel usus yang menyebabkanterbentuknya pori pada membran sel usus yang diikuti oleh masuknya ion-ion dari luar untuk menyeimbangkan cairan ekstraseluler dan cairan intraseluler dan sebagai akibatnya usus secara cepat akan mengalami paralisa, sel epitel usus serangga lisis dan serangga terinfeksi akan berhenti makan untuk beberapa jam, serangga terinfeksi akan mati perlahan karena kelaparan. Toksin bakteri juga menyebabkan pH usus menjadi rendah sebagai akibat terjadinya keseimbangan dengan pH darah. pH darah yang menurun memungkinkan bakteri membentuk spora dan bakteri akan lebih menginvasi dan menyebabkan kematian akibat septikemia. Toksin bakteri ini hanya efektif jika termakan oleh serangga yang mempunyai pH usus alkalin dan sel epitel usus yang memiliki reseptor terhadap toksin ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas suspensi whole Bacillus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14 dalam membunuh nyamuk Culex pipiens fatigans dan Aedes aegypti pada waktu 24 jam setelah penyemprotan sekaligus untuk mengetahui adakah perbedaan jumlah kematian nyamuk pada Culex pipiens fatigans dan Aedes aegypti yang disemprot suspensi whole bakteri tersebut. Hewan coba yang digunakan adalah 200 ekor nyamuk dari masing-masing spesies yang dibagi dalam empat kelompok perlakuan secara acak. Perlakuan I nyamuk disemprot aquades sebanyak 20 ml. Perlakuan II nyamuk disemprot suspensi whole Bacillus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14 dengan konsentrasi 107 sebanyak 20 ml. Perlakuan III nyamuk disemprot suspensi whole Bacillus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14 dengan konsentrasi 108 sebanyak 20 ml. Perlakuan IV nyamuk disemprot suspensi whole Bacillus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14 dengan konsentrasi 109 sebanyak 20 ml. Penghitungan jumlah nyamuk yang mati dilakukan 24 jam setelah perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur jika terdapat perbedaan nyata.Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara perlakuan II, II, IV dengan kontrol. Terjadi peningkatan rata-rata jumlah kematian nyamuk pada tiap spesies dan jumlah kematian nyamuk tertinggi diperoleh pada perlakuan IV. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan untuk melakukan penghitungan jumlah kematian nyamuk pada 48 jam setelah penyemprotan suspensi whole Bacillus thuringiensis subspesies israelensis serotype H-14.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 KH 18 / 09 Her u
Uncontrolled Keywords: bakteri; nyamuk
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF910 Other diseases and conditions
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
HERYANTI, 060012744UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIsmudiono, Prof.,Dr.,MS.,drhUNSPECIFIED
ContributorIwan Sahrial Hamid, M.Si.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 15 Oct 2009 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 12:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20292
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item