PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN VITAMIN E TERHADAP PERUBAHAN HISTOPATOLOGI LAMBUNG PADA TIKUS PUTIH ( Rattus norvegicus ) YANG MENERIMA STRESOR RENJATAN LISTRIK

AGUNG YANU ISMOYO, 060213029 (2006) PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN VITAMIN E TERHADAP PERUBAHAN HISTOPATOLOGI LAMBUNG PADA TIKUS PUTIH ( Rattus norvegicus ) YANG MENERIMA STRESOR RENJATAN LISTRIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-ismoyoagun-10331-kh05-9.pdf

Download (167kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-ismoyoagun-10331-kh05-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stres merupakan gangguan fisiologis yang sering terjadi pada setiap individu baik pada hewan maupun manusia. Hal ini disebabkan karena individu tidak mampu mengatasi adanya beban fisik atau psikologis yang diterima secara berlebihan. Hewan yang mengalami stres akan mudah sekali terserang penyakit. Pada kondisi stres yang berlebihan akan terjadi peningkatan radikal bebas sehingga mengakibatkan kerusakan sel dan jaringan. Antioksidan seperti vitamin E diharapkan dapat melindungi sel dengan cara menangkap radikal bebas, karena secara kimia antioksidan adalah senyawa yang mempunyai kelebihan elektron, sehingga elektron tersebut dapat mengikat elektron yang tidak berpasangan dari radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian antioksidan vitamin E terhadap gambaran histopatologi lambung akibat pemberian stresor rejatan listrik. Penelitian ini menggunakan tikus wistar jantan umur 3 bulan dengan berat badan kurang lebih 200 gram dan dalam keadaan sehat. Hewan coba dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kontrol negatif (P0) yang diberi pelarut obat tanpa rejatan listrik 3 ml, perlakuan 1, kontrol positif (P1) yang diberi rejatan listrik dan pelarut obat dan perlakuan 2 (P2) yang diberi rejatan listrik dan emulsi vitamin E dosis 400 IU 3 ml. Perlakuan diberikan setiap pagi selama 14 hari. Pada hari ke-15, dilakukan pembedahan untuk mengambil organ lambung untuk dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Haematoxilyn Eosin. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mikroskopis dibawah mikroskop cahaya 38 dengan perbesaran 100x , 400x dan dilakukan penilaian. Data yang diperoleh berdasarkan derajat kerusakan diolah dengan penilaian (rank), kemudian dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji Perbandingan Berganda dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pemberian antioksidan emulsi vitamin E terhadap gambaran histopatologi lambung tikus putih (Rattus norvegicus) mendekati gambaran histopatologi pada kontrol negatif. Hal ini ditandai dengan tingkat perubahan berupa degenerasi bengkak keruh, degenerasi hidropi disertai kematian sel dan kerusakan pada mukosa lambung. Untuk itu disarankan konsumsi antioksidan vitamin E sebagai pelindung membran sel dan ketahanan tubuh. Sebagai saran lain juga perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan metode yang sama untuk melihat perubahan pada organ lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 KH 05 / 09 Ism p
Uncontrolled Keywords: antioksidan; vit E; histopatologi .
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
AGUNG YANU ISMOYO, 060213029UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRochmah Kurnijasanti, M.Si.,drhUNSPECIFIED
ContributorI Komang Wiarsa Sardjana, Dr.,DEA.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 19 Oct 2009 12:00
Last Modified: 25 Jul 2016 08:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20300
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item