ANALISIS EFISIENSI PENGELUARAN PEMERINTAH PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI JAWA TIMUR DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) TAHUN 2007

SRI ISYANA HAPSARI, 040510562 (2009) ANALISIS EFISIENSI PENGELUARAN PEMERINTAH PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI JAWA TIMUR DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) TAHUN 2007. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
3..pdf

Download (262kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-hapsarisri-10632-c13310.pdf
Restricted to Registered users only

Download (722kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengeluaran pemerintah digunakan untuk membiayai berbagai program yang dijalankan oleh suatu pemerintahan. Program yang dilaksanakan pemerintah banyak macamnya sedangkan dana yang digunakan memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, dana yang terbatas tersebut harus dipergunakan seefisien mungkin terutama untuk sektor pendidikan dan kesehatan yang merupakan tolak ukur dari kesejahteraan. Apalagi setelah diimplementasikan kebijakan desentralisasi dimana pemerintah daerah Kabupaten dan Kota memiliki kewenangan yang lebih besar dari sebelumnya sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan kinerjanya dalam melaksanakan pemerintahan termasuk dalam pengelolaan keuangan daerah. Tingkat efisiensi pengeluaran pemerintah dapat diukur dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) yaitu teknik efisiensi frontier dengan menggunakan pendekatan non parametrik yang mengukur efisiensi relatif dari Decision Making Unit (DMU) terhadap DMU lainnya. DEA mempunyai 2 model yaitu Constant Return to Scale (CRS) dan Variable Return to Scale (VRS). Inti dari DEA adalah menentukan bobot (weights) atau timbangan untuk setiap input dan output. Input yang digunakan dalam penelitian ini adalah belanja langsung dan tidak langsung sektor pendidikan dan kesehatan, dengan output angka indikator masing-masing sektor. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pada tahun 2007 terdapat banyak daerah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang masih melakukan pemborosan dari penggunaan inputnya sehingga hanya sedikit daerah yang efisien. Terdapat kecenderungan bahwa daerah observasi dengan pengeluaran tinggi memiliki tingkat efisiensi yang rendah, yang tercermin dalam kecilnya nilai efisiensi relatif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 133 / 10 Hap a
Uncontrolled Keywords: government expenditure, DEA, efficiency relative
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1709 Data processing
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9103-9695 Local finance. Municipal finance
L Education
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SRI ISYANA HAPSARI, 040510562UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAchmad Solihin, SE.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 29 Apr 2010 12:00
Last Modified: 19 Jul 2016 04:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2031
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item