PENGARUH PEMBERIAN MELATONIN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) TERPAPAR ALLOKSAN

FERRY RIKHFANI PERDANA, 060413346 (2008) PENGARUH PEMBERIAN MELATONIN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) TERPAPAR ALLOKSAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-perdanafer-10783-kh46_09-k.pdf

Download (274kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-perdanafer-10357-kh46-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (931kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian melatonin dan dosis efektif terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) terpapar alloksan. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Wistar yang sehat berumur dua sampai tiga bulan dengan berat badan antara 100 – 150 gram. Adaptasi hewan coba dilakukan selama 1 minggu dengan hanya diberi pakan dan minum secara ad libitum. Selama masa adaptasi dan masa penelitian menggunakan model Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan hewan coba sebanyak 30 ekor tikus. Hewan percobaan dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan dengan ulangan sebanyak 5 kali. Kelompok kontrol (P0) hanya diberi NaCl fisiologis sebagai kontrol kadar glukosa darah normal pada tikus putih, kelompok kontrol negatif diabetes mellitus (P1) diinduksi alloksan 150 mg/kg BB secara intraperitoneal, kelompok perlakuan dengan Log dosis 1 kali sehari selama 6 hari secara intraperitoneal antara lain kelompok P2 Log dosis 3 yaitu 5 mg/kg BB IP, kelompok P3 Log dosis 10 yaitu 10 mg/kg BB IP, dan kelompok P4 Log dosis 30 yaitu 15 mg/kg BB IP, dan kelompok perlakuan sebagai kontrol positif obat diabetes mellitus menggunakan forbetes dengan kandungan metformin 500 mg PO 2 kali sehari selama 6 hari. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dengan uji analisis of variant (ANOVA) menunjukkan F hitung > F tabel, bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata (p<0,05) di antara perlakuan dan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan dengan taraf significant 5 %. Dari hasil uji jarak Duncan didapat hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya (p<0,05). Sedangkan hasil terendah didapat pada perlakuan P2 tidak berbeda nyata dengan perlakuan P0, P5, dan P4 (p>0,05). Perlakuan P3 berbeda nyata dengan perlakuan P1 dan P2 tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan P4, P5, dan P0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari melatonin sebagai tindakan terapi pengobatan diabetes mellitus terpapar alloksan, yaitu ditandai dengan menurunnya kadar glukosa darah dari keadaan hiperglikemia (>135 mg/dl) menjadi normal (50 – 135 mg/dl). Dosis efektif dari melatonin yang dapat menurunkan kadar glukosa darah terpapar alloksan dalam kisaran normal sebesar 5 mg/kg BB yaitu 68,6 mg/dl menunjukkan hasil lebih baik daripada pengobatan diabetes mellitus terpapar alloksan menggunakan forbetes dengan kandungan metformin 500 mg yaitu 88,2 mg/dl. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan melatonin sebagai tindakan pengobatan untuk diabetes mellitus sangat baik dan efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 KH 46 / 09 Per p
Uncontrolled Keywords: melatonin; glukosa; tikus putih
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > Including veterinary genetics, ethology, anatomy, physiology, embryology, pathology
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
FERRY RIKHFANI PERDANA, 060413346UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWurlina, Dr.,MS.,drhUNSPECIFIED
ContributorSri Mumpuni, M.Kes.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 22 Oct 2009 12:00
Last Modified: 26 Jul 2016 02:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20326
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item