ANALISIS PERBANDINGAN TITER HI VIRUS AVIAN INFLUENZA SUBTIPE H5 PADA SERUM BABI DENGAN MENGGUNAKAN SEL DARAH MERAH BABI

RIO ADITYA KURNIAWAN, 060513488 (2009) ANALISIS PERBANDINGAN TITER HI VIRUS AVIAN INFLUENZA SUBTIPE H5 PADA SERUM BABI DENGAN MENGGUNAKAN SEL DARAH MERAH BABI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kurniawanr-15807-kh42-10-k.pdf

Download (336kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kurniawanr-13178-kh42-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (892kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Avian Influenza merupakan jenis penyakit viral yang tergolong ganas pada berbagai macam unggas yang menyerang saluran pernafasan, pencernaan dan sistem syaraf. Penyakit Avian Influenza disebabkan oleh virus influenza (virus RNA) yang mempunyai aktifitas Haemaglutinin dan Neuraminidase dan tergolong dalam famili Orthomyxoviridae (Tabbu, 2000; Horimoto and Kawaoka, 2001). Selain unggas, virus influenza juga menginfeksi beberapa spesies mamalia dan manusia. Virus influenza tipe A ditemukan pada ayam, babi, kalkun, bebek, mentok, angsa, burung dan ikan paus. Virus influenza tipe B ditemukan pada manusia dan babi (WHO, 2005; Nidom, 2005). Virus influenza memiliki envelope dan memiliki genom ssRNA bersegmen sehingga dapat terjadi genetic reassortment (Raharjo dan Nidom, 2004) dan memiliki struktur antigen permukaan seperti hemaglutinin (HA), neuroamidase (NA), matriks protein dan nucleoprotein (NP) (Nidom, 2005). Penelitian ini bersifat eksploratif. Sampel diambil langsung dari lapangan dan pengujian sampel darah babi yang diperoleh dilakukan di laboratorium Avian Influenza, Institute of Tropical Disease (ITD), Universitas Airlangga Surabaya. Sampel serum babi yang digunakan sebanyak 12 sampel, di uji HI menggunakan sel darah merah babi 0,125%; 0,25%; 0,375%; 0,5%; 0,625%; 0,75%; 0,875% dan 1% serta sel darah merah ayam 0,5%. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan “ANAVA” yang kemudian dilanjutkan dengan “BNJ”. Berdasarkan atas data hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan sel darah merah babi 0,875% memiliki titer HI yang paling tinggi dan lebih berespon dibandingkan dengan sel darah merah babi pada penelitian sebelumnya sebesar 0,75% dan ayam 0,5%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 41/10 Kur a
Uncontrolled Keywords: Avian Influenza, HI titer, pigs sera
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
RIO ADITYA KURNIAWAN, 060513488UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHandayani Tjitro, M.S., drhUNSPECIFIED
ContributorR T S Adikara, Prof., Dr., M.S., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 08 Mar 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 21:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20360
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item