OPTIMALISASI WAKTU PENAMBAHAN FRUKTOSA PADA PROSES PEMBEKUAN SEMEN SAPI POTONG TERHADAP PERSENTASE MOTILITAS DAN HIDUP SPERMATOZOA

DIAN KUSUMANINGTYAS, 060630287 (2009) OPTIMALISASI WAKTU PENAMBAHAN FRUKTOSA PADA PROSES PEMBEKUAN SEMEN SAPI POTONG TERHADAP PERSENTASE MOTILITAS DAN HIDUP SPERMATOZOA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kusumaning-15809-kh43-10-k.pdf

Download (330kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kusumaning-13180-kh43-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (802kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi waktu penambahan fruktosa 1% pada pembekuan semen sapi potong terhadap perbedaan peningkatan persentase motilitas dan hidup spermatozoa. Pada penelitian ini diharapkan mendapatkan persentase motilitas dan hidup spermatozoa yang optimal setelah proses pemebkuan semen sapi potong. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Semen Beku Taman Ternak Pendidikan (Teaching Farm) Gresik yang dimulai pada bulan Agustus 2008 sampai dengan Oktober 2008. Peneliti menggunakan sampel semen sapi Simental yang berumur tiga tahun. Semen tersebut dibagi menjadi empat perlakuan p0. Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Pemeriksaan spermatozoa meliputi pemeriksaan karakteristik semen segar untuk uji pendinginan dan pembekuan dan pemeriksaan persentase motilitas dan hidup spermatozoa setelah proses pembekuan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan data yang diperoleh diuji dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uju HSD 5%. Angka motilitas dan persentase motilitas tertinggi didapatkan pada P3, hal ini dikarenakan spermatozoa mendapatkan energi yang cukup dari awal hingga akhir. Pada P2 menunjukkan hasil yang hampir sama tingginya dengan p3 dibandingkan dengan P1 yang menghasilkan persentase lebih rendah. Hal ini disebabkan pada P1 spermatozoa tidak mendapatkan tambahan energi kembali saat terjadi perubahan temperatur. Hasil yang paling rendah didapatkan pada P0 karena kebutuhan nutrisi untuk menghasilkan energi tidak terpenuhi sehingga spermatozoa cepat kehabisan tenaga dan gerakannya menjadi lebih lambat dan meningkatkan kematian spermatozoa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penambahan fruktosa 1% optimal diberikan 0,5% pada awal (dalam diluter A) dan 0,5% pada akhir (dalam diluter B) terbukti memberikan persentase motilitas dan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Disarankan penambahan fruktosa 1% diberikan 0,5% dalam diluter A dan 0,5% dalam diluter B dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengamati permeabilitas membran spermatozoa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 43/10 Kus o
Uncontrolled Keywords: time optimalitation, fructose 1%, motility, life percentage
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD415-436 Biochemistry
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
DIAN KUSUMANINGTYAS, 060630287UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Wahyu Suprayogi, M.Si., drhUNSPECIFIED
ContributorYeni Dhamayanti, M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 08 Mar 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 21:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20361
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item