PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH PARE (Momordica charantia Linn) TERHADAP KEMATIAN SEL FIBROBLAS SECARA IN VITRO

MARIA ULFA S., 060513551 (2009) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH PARE (Momordica charantia Linn) TERHADAP KEMATIAN SEL FIBROBLAS SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ulfasmaria-15861-kh58-10-k.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ulfasmaria-13229-kh58-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (839kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di Indonesia ekstrak buah pare (Momordica charantia Linn) sebagai salah satu tanaman berkhasiat obat diketahui telah banyak memiliki khasiat. Sejak zaman nenek moyang, pare dikenal ampuh menurunkan kadar gula darah, panas dalam, sariawan, demam, disentri, exim basah, batuk rejan, dan wasir dan sebagai anti kanker. Saponin dalam buah pare merupakan triterpena yang memiliki aktifitas sebagai sitotoksik, sitostatik, antimikroba, antiinflamasi yang berpengaruh pada metabolisme dan biosintesis. Kandungan alkaloid pada buah pare diduga dapat menghambat sintesis protein dengan cara mencegah polymerase Deoxyribonucleic Acid (DNA). Alkaloid dari tanaman juga mempunyai kemampuan mengikat tubulin yaitu suatu protein yang menyusun mikrotubulus dengan menghambat atau memblokade polimerasi protein ke dalam mikrotubulus berakibat gangguan pada enzim telomerase. Adanya hambatan pada pembentukan enzim telomerase maka akan menyebabkan hambatan pembentukan telomere sehingga kromosom tidak ada yang melindungi dan terjadi proses fragmentasi kromosom (pecahnya kromosom) sehingga terjadi kematian sel (apoptosis). Mekanisme kerja anti kanker di dalam sel pada umumnya berdasarkan gangguan pada salah satu proses sel yang essensial. Tidak ada perbedaan kualitatif antara sel kanker dengan sel normal maka semua anti kanker bersifat merusak sel normal, bukan membunuh / menghambat sel kanker yang selektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah pare (Momordica charantia Linn) terhadap kematian sel fibroblas melalui jalur apoptosis maupun nekrosis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan bahan uji yaitu ekstrak buah pare konsentrasi 1,10, 100,dan 1000 ppm dengan kontrol. Penelitian ini menggunakan sel fibroblas yang diperoleh dari PUSVETMA. Sel fibroblas disimpan dalam media penyimpan yang mengandung dimethylsulfoxid (DMSO) 10 % + bouvine serum 90 % dalam botol kultur keadaan beku (- 85ºC). Sel fibroblas dimasukkan dalam sentrifugal selama 15 menit dengan kecepatan 2000 rpm. Hasil sentrifugal ini adalah sel fibroblas (sedimen) yang terlihat mengendap di bawah dengan media penyimpan (supernatan) berada diatas. Di dalam laminar flow, supernatan dibuang dan diganti dengan media penumbuh yang baru (media Eagl’s MEM dan bouvine serum 10 %) yang kemudian ditanam di dalam botol kultur roux, bila sel dalam botol kultur roux telah penuh, dicuci dengan Phosphate Buffer Saline (PBS) kemudian ditambahkan Trypsine versene 0,25 % 1 ml. Kultur sel pada botol roux ditambahkan media baru yaitu 20 ml media Eagle’s MEM, kemudian kultur tersebut dibagi ke dalam microwell plate datar 24 lubang dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37ºC Setiap perlakuan maupun kontrol dilakukan pada satu microwell plate. Sel yang telah mengalami perlakuan selama 24 jam dilakukan pewarnaan dengan campuran etidium bromide dan acridin orange dan dilakukan pemeriksaan dibawah mikroskop fluorensen dengan pembesaran 400 x dan lima lapangan pandang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemberian ekstrak buah pare terhadap kematian sel fibroblas secara apoptosis dengan konsentrasi 1, 10, 100, dan 1000 ppm = 1,76 %; 2, 73 %; 3, 32 %; 3, 68 %. Kematian sel secara apoptosis pada masing – masing perlakuan menujukkan berbeda nyata (p<0,05), akan tetapi tidak berbeda nyata (p>0,05) secara nekrosis. Berdasarkan hasil penelitian dengan kesimpulan, bahwa ekstrak etanol buah pare mulai dosis 1 ppm sudah dapat mengakibatkan kematian sel secara apoptosis terhadap sel fibroblas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 58/10 Mar p
Uncontrolled Keywords: Momordica charantia Linn, apoptosis, necrosis
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD415-436 Biochemistry
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MARIA ULFA S., 060513551UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHerman Setyono, M.S., drhUNSPECIFIED
ContributorDewa Ketut Meles, Dr., M.Si., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 08 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 13:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20375
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item