POTENSI SARI KEDELAI HITAM TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA TIKUS (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK

PRADITA ENGGAR KUSUMA, 060513413 (2009) POTENSI SARI KEDELAI HITAM TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA TIKUS (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kusumaprad-15896-kh62-10-k.pdf

Download (414kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kusumaprad-13256-kh62-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sari kedelai hitam untuk menurunkan kadar trigliserida pada tikus putih dengan diet tinggi lemak. Tikus putih (Rattus Norvegicus) sebanyak 24 ekor dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (perlakuan dengan sari kedelai kuning) dan P2 (perlakuan dengan sari kedelai hitam). Lama penelitian yaitu m asa adaptasi dan pemberian pakan tinggi lemak selama 5 minggu, perlakuan dengan pemberian sari kedelai hitam dan kuning selama 3 minggu. Pada akhir penelitian dilakukan pemeriksaan kadar trigliserida darah tikus putih (Rattus Norvegicus) yang pemeriksaannya dilakukan dengan uji TG PAP di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Penelitian ini menggunakan analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kolesterol total kontrol (P0) sebesar 51,62 ± 6,47 mg/dl, perlakuan dengan pemberian sari kedelai kuning (P1) sebesar 34,37 ± 5,09 mg/dl, dan perlakuan dengan sari kedelai hitam (P2) sebesar 34,0 ± 4,81 mg/dl. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan terhadap kadar trigliserida pada tikus putih dengan diet tinggi lemak. Ini diakibatkan oleh beberapa kandungan yang terdapat di dalam kedelai, antara lain Polyunsaturated fatty acid (PUFA) yang memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar LDL karena dapat meningkatkan jumlah reseptor LDL dan menurunkan sekeresi VLDL dari hati. Di dalam protein kedelai juga terkandung isoflavon, salah satu sub kelas dari flavanoid, yang berfungsi sebagai antioksidan (Harborne and Mabry, 1982) yang menurut Beynen (1990) dapat menurunkan absorpsi kolesterol dan TG oleh usus dan kemungkinan juga mengurangi reabsorpsi asam empedu yang dapat menyebabkan peningkatan sekresi sterol netral dan asam empedu dalam feses. Tingginya kadar LDL meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner akibat aterosklerosis. Konsep terjadinya aterosklerosis yaitu pada saat melewati lapisan endotel pembuluh darah, LDL mengalami modifikasi, yang berupa peroksidasi lipid, sehingga LDL itu lebih mudah melekat di lapisan luar dinding endotel. Di dalam kedelai terdapat bahan antioksidan, yaitu isoflavon dan anthocyanin, yang memiliki kemampuan menangkal radikal bebas yang menyebabkan terjadinya peroksidasi lemak (Stipanuk, 2000; Harborne and Mabry, 1982; Takahashi, et al., (2005) dengan melindungi lemak dan memberikan atom hidrogen pada radikal bebas dan ketika atom higrogen berikatan dengan radikal bebas, sehingga rantai oksidasi lemak terhenti atau terputus. (Matill, 1947). Tidak adanya perbedaan yang nyata antara penurunan TG pada pemberian sari kedelai hitam dan kuning kemungkinan disebabkan karena tidak ada perbedaan kandungan nutrisi antara kedelai hitam dan kuning selain warna kulit luarnya, akibat perbedaan kandungan anthocyanin. Namun perbedaan komponen utama kedelai, misalkan protein dan lemak, dapat berubah terg antung musim tanam, lokasi geografik, dan stres lingkungan (Weingartner, 1987). Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu sari kedelai kuning dan hitam memiliki kemampuan yang sama dalam menurunkan kadar trigliserida pada pada tikus putih (Rattus Norvegicus) dengan diet tinggi lemak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 62/10 Kus p
Uncontrolled Keywords: BLACK SOYBEAN MILK; YELLOW SOYBEAN MILK; TRIGLYCERIDE
Subjects: Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TP670-699 Oils, fats, and waxes
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
PRADITA ENGGAR KUSUMA, 060513413UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHatsutji Endah Narumi, M.S., drhUNSPECIFIED
ContributorSuzanita Utama, M.Phil., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 09 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 13:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20378
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item