PROFIL TITER ANTIBODI DAN PROTEKTIVITAS VAKSIN EGG DROP SYNDROME INAKTIF ISOLAT LOKAL (LV1-UA) PADA AYAM LAYER

NURILLAH ISANDINY, 060513452 (2009) PROFIL TITER ANTIBODI DAN PROTEKTIVITAS VAKSIN EGG DROP SYNDROME INAKTIF ISOLAT LOKAL (LV1-UA) PADA AYAM LAYER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-isandinynu-15906-kh67-10-k.pdf

Download (321kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-isandinynu-13283-kh67-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

NURILLAH ISANDINY. Pengembangan vaksin hewan di dalam negeri mempunyai peluang yang cukup baik karena permintaan akan vaksin hewan terutama vaksin unggas relatif tinggi dan belum terpenuhi (Bahri dan Kusumaningsih, 2005). Penelitian tentang pengembangan vaksin ini dilakukan dengan menggunakan isolat local, karena isolat lokal memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dalam negeri, terutama vaksin ND, IB, IBD, AI dan EDS. Kemungkinan pengembangan rekombinan vaksin dari kelima virus tersebut perlu dilakukan guna efisiensi dan mencegah terjadinya penyakit di Indonesia (Bahri dan Kusumaningsih, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi titer antibodi yang diproduksi oleh ayam, bagaimanakah pola titer antibodi yang terbentuk dan bagaimana protektivitas vaksin EDS isolat lokal (LV1-UA) terhadap virus EDS. Hewan percobaan yang digunakan adalah 20 ekor ayam petelur jantan dan dibagi dalam 10 ekor ayam (P0) tanpa vaksinasi dan 10 ekor ayam (P1) dengan vaksinasi. Vaksinasi dilakukan pada minggu ke-0 dan ke-4, sedangkan titer antibodinya diukur pada minggu ke-0, 2, 4, 6, dan 8. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan dengan pola factorial dan data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode Analysis of Variant (Anova) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ayam yang divaksin EDS isolat lokal (LV1-UA) dapat menginduksi antibodi dengan titer tinggi yang dimulai pada minggu ke-2 pasca vaksinasi primer, titer tertinggi berada pada minggu ke-6 pasca vaksinasi primer, dan titer antibodi mulai mengalami penurunan pada minggu ke-8 pasca vaksinasi primer denga rata-rata titer antibodi EDS 9-13 log2. Uji tantang dilakukan pada kelompok P0 sebanyak 2 ekor dan kelompok P1 sebanyak 3 ekor dengan melihat rataan titer antibodi yang berkisar antara 9-13 log2. Hasil uji tantang didapat sesuai dengan harapan dimana pada ayam yang divaksin tidak terdapat lesi perdarahan dan pada ayam yang tidak divaksin terdapat bercak perdarahan (ptechiae) pada permukaan trakhea. Berdasarkan penelitian diatas vaksin EDS isolat lokal (LV1-UA) dapat menginduksi antibodi dengan titer tinggi dengan rata-rata titer antibodi EDS 9-13 log2. Diperlukan adanya pemantauan berkala pada ayam yang telah divaksinasi EDS pada tiap minggunya guna didapatnya keseragaman titer antibodi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 67/10 Isa p
Uncontrolled Keywords: layer chicken, Egg Drop Syndrome, antibody, vaccine, HI Subject: POULTRY VIRUS DISEASES; CARASSIUS AURATUS
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL671-699 Birds
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
NURILLAH ISANDINY, 060513452UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWiwik Misaco Y, M.Kes., drhUNSPECIFIED
ContributorFedik A Rantam, Prof., Dr., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 09 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 14:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20380
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item