PROFIL PENGGUNAAN KOMBINASI KETAMIN XYLAZINE DAN KETAMIN MIDAZOLAM SEBAGAI ANESTESI UMUM TERHADAP LAMA ANESTESI DAN GAMBARAN FISIOLOGIS TUBUH PADA KELINCI JANTAN

ERFAN MAULANA, 060513498 (2009) PROFIL PENGGUNAAN KOMBINASI KETAMIN XYLAZINE DAN KETAMIN MIDAZOLAM SEBAGAI ANESTESI UMUM TERHADAP LAMA ANESTESI DAN GAMBARAN FISIOLOGIS TUBUH PADA KELINCI JANTAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-maulanaerf-15916-kh80-10-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-maulanaerf-13318-kh80-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek obat anestesi umum antara kombinasi ketamin-xylazine dengan ketamin-midazolam terhadap lama anestesi, frekuensi denyut jantung, frekuensi respirasi dan temperatur tubuh pada kelinci jantan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu pertimbangan untuk obat anestesi umum yang digunakan pada hewan coba yang membutuhkan tindakan operatif. Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelinci jantan sebanyak 18 ekor. Umur kelinci berkisar antara 5-6 bulan dengan berat badan 1,5-2 kg. Kelinci diadaptasikan terlebih dahulu selama 1 minggu di kandang hewan percobaan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga dengan diberikan perlakuan yang sama. Setelah satu minggu, kelinci dipuasakan selama 12 jam kemudian ditimbang berat badan untuk penentuan dosis premedikasi dan anestetik. Perlakuan pertama (P1), kelinci diberikan atropin sulfat (0,05 mg/kg BB) sebagai premedikasi dan di tunggu selama 10 menit, kemudian di injeksi dengan kombiasi ketamin (25 mg/kg BB) - xylazine (3 mg/kg BB). Perlakuan kedua (P2), kelinci diberikan atropin sulfat (0,05 mg/kg BB) sebagai premedikasi dan ditunggu selama 10 menit, kemudian di injeksi dengan kombinasi ketamin (25 mg/kg BB) - midazolam (2 mg/kg BB). Lama anestesi mulai dihitung ketika hewan mulai tidak merasakan sakit sampai hewan merasakan sakit lagi, sedangkan untuk frekuensi denyut jantung, frekuensi respirasi dan temperatur tubuh dihitung pada menit ke-0 (sebelum pemberiam premedikasi) dan menit ke 10, 20, 30, 40 dan 50 setelah pemberian obat anestesi. Hasil uji statistik dengan uji t terhadap lama anestesi dari kedua perlakuan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (p < 0,05). Lama anestesi penggunaan ketamin-xylazine lebih singkat daripada ketamin-midazolam. Hasil analisis dengan menggunakan uji F terhadap frekuensi respirasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (p < 0,05), sedangkan untuk frekuensi denyut jantung dan temperatur tubuh tidak terdapat perbedaan yang nyata (p > 0,05). Frekuensi respirasi ketamin-midazolam lebih rendah daripada ketamin-xylazine, sedangkan frekuensi denyut jantung dan temperatur tubuh antara kedua perlakuan menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan obat anestesi dengan cara kombinasi hendaknya memperhatikan sifat-sifat dari obat yang digunakan, baik mengenai keuntungan maupun kerugian obat tersebut sehingga tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Penggunaan kombinasi ketamin-midazolam memberikan efek anestesi yang lebih baik daripada ketamin-xylazine pada tindakan operatif tandur tulang mandibula pada kelinci jantan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 80/10 Mau p
Uncontrolled Keywords: Anaesthesia, Ketamine, Xylazine, Midazolam
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF451-455 Rabbits and hares
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF811-909 Veterinary medicine of special organs, regions, and systems
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
ERFAN MAULANA, 060513498UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIra Sari Yudanianti, M.P., drhUNSPECIFIED
ContributorAnwar Ma'ruf, Dr., M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 09 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 14:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20386
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item