EFEK SUSU KEDELAI HITAM (Glycine soja) TERHADAP PERBAIKAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK

NOER LAILI, 060513473 (2009) EFEK SUSU KEDELAI HITAM (Glycine soja) TERHADAP PERBAIKAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ASBTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2011-lailinoer-16000-kh124-1-k.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-lailinoer-13398-kh124-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (887kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Potensi susu kedelai hitam (Glycine soja) pada gambaran histopatologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus) denga pakan tinggi lemak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui potensi susu kedelai hitam dalam melindungi sel hepar dari kerusakan akibat pemberian pakan tinggi lemak pada tikus putih di lihat secara histopatologis. Tikus putih (Rattus norvegicus) sebanyak 16 ekor dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 8 ekor dengan pemberian diet tinggi lemak dan aquadest 1,5 ml (P0) dan kelompok perlakuan sebanyak 8 ekor dengan pemberian diet tinggi lemak dan susu kedelai hitam 1,5 ml (P1). Lama penelitian kurang lebih selama dua bulan. Penelitian ini dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama, adalah masa adaptasi selama satu minggu. Tahap kedua tahap induksi dengan diet tinggi lemak selama 28 hari. Tahap ketiga adalah tahap perlakuan dengan pemberian susu kedelai hitam selama 21 hari. Tahap akhir yang dilakukan adalah pemeriksaan kerusakan hepar secara histopatologi di Departemen Patologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Selanjutnya hasil pemeriksaan histopatologis dianalisi mengggunakan uji Mann-Whitney. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan rata-rata rank degenerasi yang terjadi P0 9,6 ± 1,9; P1 7,3 ± 1,2. Rata-rata rank kongesti P0 10,2 ± 1,8; P1 6,750 ± 1,3363. Rata-rata rank nekrosis P0 9,6 ± 1,9; P1 7,3 ± 1,2. Hasil tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kontrol dan perlakuan. 3480 liii Kecenderungan penurunan kerusakan yang terjadi pada hewan percobaan dengan perlakuan susu kedelai hitam menunjukkan bahwa kedelai hitam bersifat hipokolesterolemik. Apabila keadaan tinggi kolesterol dalam darah dihilangkan, maka kadar kolesterol dalam hepar akan berkurang. Kolin yang merupakan bahan aktif yang terkandung dalam kedelai termasuk dalam bahan litotrop. Kolin tersebut berfungsi membantu hepar secara kontinyu mengambil lemak jaringan yang terdiri dari phospolipid, sehingga tidak ada lemak netral yang tertimbun dalam sel hepar (infiltrasi lemak). Selain itu juga membantu hepar dalam mensintesis enzim LCAT yang berfungsi untuk esterifikasi kolesterol. Susu kedelai hitam tidak memberikan efek yang signifikan antara kontrol dan perlakuan dikarenakan pemberian perlakuan susu kedelai hitam yang belum berlangsung cukup lama. Penyebab yang lain dapat terjadi karena bahan aktif dalam susu kedelai hitam yang digunakan sebagai perlakuan relatif belum mencukupi kebutuhan dalam recoveri kerusakan yang terjadi pada hepar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 124/10 Lai e
Uncontrolled Keywords: soybean, liver, histopathology, high fat, diet
Subjects: Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM214-258 Diet therapy. Dietary cookbooks
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
NOER LAILI, 060513473UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEPY MUHAMMAD LUQMAN, M.SI., DRHUNSPECIFIED
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 21:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20414
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item