JENIS DAN PREVALENSI Entamoeba sp. PADA GIBBON DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA PETUNGSEWU MALANG DAN KEBUN BINATANG SURABAYA

ANGELA MELINDA, 060213074 (2009) JENIS DAN PREVALENSI Entamoeba sp. PADA GIBBON DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA PETUNGSEWU MALANG DAN KEBUN BINATANG SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-melindaang-16024-kh127-1-k.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-melindaang-13418-kh127-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (880kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gibbon adalah satwa primata yang keberadaannya terus menurun karena berbagai faktor. Kerusakan habitat dan perburuan untuk dijadikan hewan peliharaan adalah faktor yang turut mendorong turunnya populasi gibbon pada habitat aslinya. Infeksi oleh Entamoeba sp. sering diketahui pada gibbon yang dikandangkan. Hal tersebut terjadi karena gibbon sering atau pernah menerima kontak langsung dengan manusia atau gibbon lain yang telah terinfeksi. Keadaan seperti ini dapat pula didorong oleh tingkat stress yang tinggi karena gibbon tidak dipelihara seperti kondisi aslinya. Infeksi oleh Entamoeba sp. harus diperhatikan karena sering diikuti oleh infeksi sekunder oleh bakteri, viral, maupun penyakit parasitik lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesies Entamoeba sp. pada gibbon dan besar prevalensinya di Pusat Penyelamatan Satwa Petungsewu, Malang dan Kebun Binatang Surabaya Sampel-sampel yang telah didapatkan di kedua tempat tersebut diperiksa dengan metode langsung dan sedimentasi cara Ridley Allen. Sampel dinyatakan positif bila ditemukan kista atau tropozoit Entamoeba sp. pada salah satu metode tersebut. Hasil pemeriksaan feses menunjukkan prevalensi Entamoeba sp. di Pusat Penyelamatan Satwa Petungsewu, Malang sebesar 15.27%. Entamoeba histolytica/dispar sebesar 5.55%. Entamoeba coli sebesar 12.96%. Entamoeba hartmani sebesar 2.78%. Hasil pemeriksaan feses menunjukkan prevalensi Entamoeba sp. di Kebun Binatang Surabaya sebesar 38,89%. Entamoeba histolytica/dispar sebesar 37.34%. Entamoeba coli sebesar 38.89%. Entamoeba hartmani sebesar 22.53%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 127/10 Mel j
Uncontrolled Keywords: Entamoeba sp., Gibbon, Faeces Examination
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology
S Agriculture > SF Animal culture > SF408-408.6 Zoo animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
ANGELA MELINDA, 060213074UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRoziah Sidik, Prof., Hj., Drh., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorRudy Sukamto, Drh., MScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 01:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20416
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item