PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN SARI KEDELAI KUNING DAN HITAM TERHADAP RASIO KOLESTEROL LDL/HDL DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK

ARYUNI INDRI HAPSARI, 060513514 (2009) PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN SARI KEDELAI KUNING DAN HITAM TERHADAP RASIO KOLESTEROL LDL/HDL DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI LEMAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-hapsariary-16035-kh131-1-k.pdf

Download (396kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-hapsariary-13434-kh131-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kemungkinan terdapatnya pengaruh makanan terhadap resiko Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi bahasan yang menarik dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun terakhir. Rasio kolesterol LDL/HDL merupakan nilai yang paling prediktif untuk insiden aterosklerosis dan PJK. Pada manusia, akan dinyatakan beresiko terkena PJK apabila nilai rasio kolesterol LDL/HDL melebihi angka 3, sedangkan pada tikus putih harga normal untuk rasio kolesterol LDL/HDL berkisar antara 0,34 - 0,35. Beberapa penelitian pada hewan dan manusia dengan keadaan hiperkolesterolemia membuktikan bahwa protein nabati dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati, isoflavon dan anthosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Isoflavon dan anthosianin ini yang secara tidak langsung dipercaya dapat menurunkan rasio kolesterol LDL/HDL darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efek pemberian sari kedelai kuning dan hitam terhadap rasio kolesterol LDL/HDL darah tikus putih (Rattus norvegicus) dengan diet tinggi lemak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap menggunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) berumur 3 bulan dengan berat badan 150-200 g. Tikus putih sebanyak 24 ekor dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (perlakuan dengan sari kedelai kuning) 40 dan P2 (perlakuan dengan sari kedelai hitam). Hewan coba diadaptasikan selama 4 hari, kemudian diberikan diet tinggi lemak selama 4 minggu, perlakuan dengan pemberian sari kedelai hitam dan kuning selama 3 minggu tanpa pemberhentian diet tinggi lemak. Pada akhir penelitian, hewan diambil darahnya secara intracardial dan kemudian dikorbankan. Darah yang diambil kemudian digunakan untuk pemeriksaan kadar kolesterol-LDL dan kadar kolesterol-HDL darah tikus putih (Rattus Norvegicus) yang pemeriksaannya dilakukan dengan uji Cholestest N HDL dan LDL metode assay di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan digunakan untuk menghitung rasio kolesterol LDL/HDL darah tikus putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sari kedelai kuning dan sari kedelai hitam dapat menurunkan rasio kolesterol LDL/HDL darah tikus putih dengan diet tinggi lemak secara nyata, meskipun antara pemberian sari kedelai kuning dan sari kedelai hitam tidak terdapat perbedaan efek yang nyata terhadap penurunan rasio kolesterol LDL/HDL darah tikus putih dengan diet tinggi lemak. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk mengkonsumsi sari kedelai kuning dan hitam untuk menurunkan rasio kolesterol LDL/HDL darah. Sehingga resiko terkena penyakit akibat kolesterol semakin kecil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 131/10 Hap p
Uncontrolled Keywords: yellow and black soymilk, LDL/HDL ratio, cholesterol
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TP670-699 Oils, fats, and waxes
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
ARYUNI INDRI HAPSARI, 060513514UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Poernomo, Dr., MS., drhUNSPECIFIED
ContributorYeni Dharmayanti, M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 14:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20419
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item