Histopatologi Sekum Itik Jawa (Anas javanica) yang Terinfeksi Echinostoma sp.

SUSILOWATI, 060513527 (2009) Histopatologi Sekum Itik Jawa (Anas javanica) yang Terinfeksi Echinostoma sp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2011-susilowati-16037-kh133-1-k.pdf

Download (349kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-susilowati-13436-kh133-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ternak itik merupakan salah satu sumber protein hewani yang patut dipertimbangkan (Akhadiarto, 2002). Ternak itik di Indonesia adalah ternak unggas penghasil daging dan telur yang cukup potensial disamping ternak ayam (Windhyarti, 2003). Ternak itik memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan ternak unggas yang lainnya karena itik lebih tahan terhadap penyakit (Akhadiarto, 2002). Tingkat mortalitas yang dialami para peternak itik umumnya tidak setinggi pada peternakan ayam ( Srigondono, 1997). Echinostoma sp adalah spesies dari kelas trematoda yang merupakan endoparasit yang sering ditemukan pada bebek, unggas, air, babi, ayam, dan manusia (Cynthia, 2009). Menurut Go (2003) bahwa genus Echinostoma dari kelas trematoda menyebabkan penyakit Echinostomiasis di manusia. Gorrison pertama menemukan di food-borne, intestinal, zoonotic, snail-mediated parasit tahun 1907 di Manila. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran histopatologi sekum itik Jawa yang terinfeksi Echinostoma sp di beberapa pasar Surabaya. Penelitian ini dikerjakan dengan metode deskriptif observasi menggunakan 100 sampel sekum dan rektum itik Jawa yang diambil dari 5 pasar di Surabaya (Pasar Kembang, Pasar Wonokromo, Pasar Keputran, Pasar Pacar Keling dan Pasar Pabean). Pertama pengambilan sampel kemudian pemeriksaan dibawa ke laboratorium helmithologi veteriner universitas Airlangga. Sampel yang positif organya disimpan dalam pot dengan pemberian formalin 10 % untuk pembuatan preparat histopatologi dan diperiksa dibawah mikroskop pembesaran 100-400x untuk melihat perubahan yang terjadi. Analisis data dengan program SPSS 11.5 menggunakan metode korelasi Spearman dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekum itik Jawa yang terinfeksi Echinostoma sp mengalami degenerasi sel, nekrosis dan adanya hemorrhagi serta jumlah cacing mempengaruhi tingkat kerusakan sekum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 133/10 Sus h
Uncontrolled Keywords: Anas javanica, Echinostoma sp, Necrosis cell
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF951-997.5 Diseases of special classes of animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SUSILOWATI, 060513527UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Mumpuni Sosiawati, Drh., M.KesUNSPECIFIED
ContributorAjik Azmijah, Drh., SUUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 22:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20421
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item