PENINGKATAN EKSPRESI TIROSIN KINASE SPERMATOZOA SAPI FRIESIAN HOLSTEIN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBEKUAN

SURYA BUDIAWAN, 060313168 (2009) PENINGKATAN EKSPRESI TIROSIN KINASE SPERMATOZOA SAPI FRIESIAN HOLSTEIN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBEKUAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-budiawansu-16039-kh135-1-k.pdf

Download (344kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-budiawansu-13438-kh135-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (651kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian peningkatan ekspresi tirosin kinase spermatozoa sapi Friesian Holstein sebelum dan sesudah pembekuan dibawah bimbingan Dr. Bambang Poernomo. MS., drh sebagai pembimbing pertama, Dr. Lilik Maslachah M.Kes., drh sebagai pembimbing kedua serta Dr. Sri Pantja Madyawati, M.Si., drh sebagai dosen pengarah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ekspresi tirosin kinase pada spermatozoa sapi Friesian Holstein dengan menggunakan teknik imunositokimia. Penelitian ini menggunakan spermatozoa sapi perah yang ditambah dengan bahan pengencer dan isolat tirosin kinase sebanyak 100 mg/ml pengencer untuk P1, sedangkan untuk kontrol tanpa penanmbahan tirosin kinase (P0) . Penelitian dilakukan di laboratorium semen beku di taman ternak pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga untuk pembuatan preparat yang digunakan untuk pemeriksaan bahan aktif menggunakan teknik imunositokimia. Sedangkan pelaksanaan prosedur imunositokimia dilakukan di laboratorium Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Malang. Penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL), data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan uji statistik dengan uji t menunjukkan bahwa ekspresi tirosin kinase pada spermatozoa sapi Friesian Holstein sebelum pembekuan menunjukkan perbedaan yang sangat nyata antara kelompok kontrol dan perlakuan P1 (100 mg/ml pengencer spermatozoa) (P<0.01) begitu pula pada sesudah pembukuan pada kelompok dengan perlakuan P1 (100mg/ml pengencer spermatozoa) terdapat perbedaan yang sangat nyata (P<0,01). Sedangkan berdasarkan uji t menunjukkan bahwa ekspresi tirosin kinase pada spermatozoa sapi Friesian Holstein antara kelompok kontrol sebelum pembekuan dan kelompok kontrol sesudah pembekuan menunjukkan perbedaan yang nyata (P£0,05). Pada kelompok perlakuan P1 (100mg/ml pengencer spermatozoa) antara sebelum pembekuan dan sesudah pembekuan tidak terdapat perbedaan yang nyata namun terjadi peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tirosin kinase pada bahan pengencer semen beku sapi Friesian Holstein sebesar 100mg/ml pengencer spermatozoa dapat meningkatkan secara signifikan ekspresi tirosin kinsae pada saat dilakukan pengujian dengan menggunakan teknik imunositokimia sebelum dan sesudah pembekuan dan dapat diajukan saran untuk pemberian isolat tirosin kinase pada medium pengencer semen beku dapat meningkatkan ekspresi tirosin kinase pada spermatozoa sapi Friesian Holstein yang berguna untuk meningkatkan fertilitas sel spermatozoa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 135/10 Bud p
Uncontrolled Keywords: Tyrosine kinase, Spermatozoa, Friesian Holstein
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SURYA BUDIAWAN, 060313168UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Poernomo, Dr., MS., drhUNSPECIFIED
ContributorLilik Maslachah, M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 00:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20423
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item