VIABILITAS DAN MOTILITAS SPERMATOZOA ITIK MANILA (Cairina moschata) DALAM PENGENCER SARI BUAH PISANG DAN SARI BUAH PEPAYA

SERLY KADU AMAH, 060513537 (2009) VIABILITAS DAN MOTILITAS SPERMATOZOA ITIK MANILA (Cairina moschata) DALAM PENGENCER SARI BUAH PISANG DAN SARI BUAH PEPAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-amahserlyk-16040-kh136-1-k.pdf

Download (314kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-amahserlyk-13439-kh136-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (817kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Itik merupakan salah satu bahan makanan asal hewan yang dikenal oleh masyarakat luas setelah daging ayam. Hal ini sering ditemui di rumah makan atau warung yang sering menjual makanan berupa daging itik untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Mengingat semakin banyaknya permintaan pasar maka diperlukan bibit unggul dengan jumlah banyak dalam waktu singkat yaitu dengan teknologi baru dalam pengembangan ternak dengan cara meningkatkan pemakaian pejantan dalam menghasilkan semen untuk perkawinan. Ternak tiktok dihasilkan dari inseminasi buatan pada itik betina alabio(Anas platyrynchos), dengan pejantan entok(Cairina moschata). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan viabilitas spermatozoa itik manila(entok) setelah diencerkan dalam diluter sari buah pisang dan pepaya. Peningkatn motilitas spermatozoa itik manila(entok) setelah diecerkan dalam diluter sari buah pisang dan pepaya. Adapun bahan pengencer yang digunakan adalah sari buah pisang hijau dan sari buah pepaya burung( daging buah berwarna kuning). Penelitian menggunakan sampel semen semen itik Manila (Cairina moschata) jantan yang berumur ± 1,5 tahun. Semen tersebut dibagi menjadi tiga perlakuan. Masing-masing perlakuan terdiri dari enam ulangan. Pemeriksaan motilitas dan persentase hidup spermatozoa dilakukan pada saat setelah pengenceran. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan data yang diperoleh diuji dengan ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD 5%. Hasil analisis data rataan motilitas spermatozoa menunjukan perbedaan yang nyata. Pada jam pertama hasil percobaan menunjukan hasil tertinggi, terlihat pada P1 yang tidak berbeda nyata dengan P2, dan hasil terendah didapatkan pada P0. Pada jam ke dua hasil percobaan hasil tertinggi, terlihat pada P1 dan P2, dan hasil terendah pada P0. Pada jam ketiga hasil percobaan, hasil tertinggi terlihat pada P2 yang tidak berbeda nyata dengan P2 dan hasil terendah pada P0. Jam keempat, P1 memberikan hasil tertinggi yang tidak berbeda nyata dengan P2, dan hasil terendah didapatkan pada P0. Hasil analisis data rataan Viabilitas spermatozoa Pada jam ke satu hasil percobaan, menunjukan bahwa hasil tertinggi terdapat pada P1 yang tidak berbeda nyata dengan P2, sedangkan hasil terendah didapatkan pada P0. Pada jam ke dua dan ketiga, menunjukan bahwa hasil tertinggi terdapat pada P2 yang tidak berbeda nyata dengan P1 dan hasil terendah didapatkan pada P0 . Akan tetapi pada jam ke empat P1 berbeda nyata dengan P2, sedangka hasil terendah didapatkan pada P0. Dari analisis data yang diperoleh disimpulkan bahwa dalam pengencer sari buah pisang dan sari buah merupakan perlakuan yang optimal dalam meningkatkan persentase motilitas spermatozoa dan persentase viabilitas spermatozoa itik Manila (Cairina moschata). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Terdapat peningkatan viabilitas spermatozoa Itik Manila pada pengencer sari buah pisang dan sari buah pepaya 2. Terdapat peningkatan motilitas spermatozoa Itik Manila pada pengencer sari buah pisang dan sari buah pepaya Pengencer sari buah pisang dan sari buah pepaya dapat digunakan sebagai bahan pengencer semen Itik Manila karena selain mudah didapat, murah, dan memenuhi syarat sebagai bahan pengencer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 136/10 Ama v
Uncontrolled Keywords: diluter, extract banana, extract papaya, muscovy duck
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SB Plant culture > SB354-402 Fruit and fruit culture
S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SERLY KADU AMAH, 060513537UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMas'ud Hariadi, Prof., Ph.D., MPhil., DrhUNSPECIFIED
ContributorEmy Koestatnti Sabdoningrum, M.Kes., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Mar 2011 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 01:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20424
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item